Categories: BERITA UTAMA

Tim Kuasa Hukum Minta KPK Pahami Kondisi Gubernur

JAYAPURA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan segera melayangkan surat panggilan kedua kepada Gubernur Papua Lukas Enembe. Adapun pemanggilan kedua  akan disampaikan jika Lukas Enembe tak memenuhi panggilan pertama pemeriksaan oleh KPK sebagai tersangka dugaan gratifikasi Rp 1 M

Pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Aloysius Renwarin menyampaikan, sekalipun dilakukan panggilan kedua dari KPK, namun pemeriksaan Gubernur Papua tetap dilakukan di Papua.

“Pemeriksaan tetap dilakukan di Papua, hanya saja saat ini beliau (Gubernur-red) masih dalam kondisi sakit dan itu yang harus dimaklumi,” kata Aloysius saat dikonfirmasi melalui telfon selulernya, Rabu (21/9) malam.

Tim kuasa hukum sendiri meminta KPK memahami kondisi Gubernur, ketika nanti Gubernur sudah sehat maka  KPK bisa melakukan pemeriksaan di manapun tempatnya.

“Jika Bapak sudah sehat, KPK bisa melakukan pemeriksaan di mana saja. Entah di Koya, di  Kampung Gubernur di Mamit, KPK bisa datang karena masih dalam wilayah Indonesia,” ucapnya.

Dikatakan, Gubernur belum memenuhi panggilan dari KPK karena kondisi kesehatan yang belum memungkinkan. “Kondisi kesehatan Gubernur tetap masih sama, kaki masih bengkak dan tekanan darah tinggi,” ucapnya.

Disinggung terkait transaksi Lukas ke kasino di Singapura, Aloysius mengaku jika itu merupakan urusan pribadi Gubernur Lukas Enembe. “Pace pergi urusan pribadi, menggunakan uang pribadi dan itu hal yang biasa dan hak Gubernur.  Harusnya KPK memilah terlebih dahulu, bukan langsung menyatakan itu uang negara,” tegasnya.

Diketahui sebelumnya, KPK menetapkan Gubernur Papua Lukas Enembe sebagai tersangka dugaan kasus korupsi gratifikasi senilai Rp 1 M. penetapan terhadap orang nomor 1 di Papua itu sejak 5 September lalu.

Sejauh ini, Gubernur Papua tidak hadir dalam pemeriksaan di Mako Brimob Polda Papua, Kota Jayapura karena alasan sakit. Pemeriksaannya sebagai tersangka pada Senin (12/9) lalu diundur oleh KPK untuk memberikan kesempatan kepada Gubernur Papua memulihkan kesehatan. (fia/wen)

newsportal

Recent Posts

Kantor DPR Papua Digeledah Kejaksaan

Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…

13 hours ago

Dokumen Aspirasi Papua Utara Sampai ke DPRP

Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…

17 hours ago

Kamar Bak Apartemen di Lapas Cibinong Bikin Heboh, Ini Temuan Ombudsman

Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…

23 hours ago

Cegah Karhutla Berulang, Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove

Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…

1 day ago

Kualitas MBG Bisa Diratting Bintang 1-5 di Aplikasi

Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…

1 day ago

Banyak Kebun di Kawasan Penyangga Cycloop

Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…

1 day ago