Categories: BERITA UTAMA

Keracunan Asap, Satu Keluarga Tewas

Anggota saat mengevakuasi korban dari rumahnya, Sabtu (20/6) ( FOTO: Humas Polda Papua for Cepos)

JAYAPURA-Satu keluarga ditemukan tewas di rumah kontrakannya di Kampung Uri, Distrik Waropen Bawah, Kabupaten Waropen, Sabtu (20/6).

Korban yang ditemukan tak bernyawa yaitu pasangan suami istri, Mansur (53) dan Iting (38) serta anak laki-lakinya bernama Muh Rifky (14).

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, dari hasil olah TKP dan hasil koordinasi dengan tim kesehatan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Waropen, diduga ketiga korban meninggal karena kehabisan oksigen dan keracunan asap karbon monoksida dari generator yang dinyalakan dari kamar mandi.

“Setelah dilakukan penanganan oleh tim medis, ketiga jenazah dibawa kembali ke rumah duka di Kampung Uri, Distrik Waropen Bawah, untuk dimandikan dimakamkan di TPU Islam, Kampung Ato Buirei, Distrik Waropen Bawah, Kabupaten Waropen pada Minggu (21/6),” ungkap Kamal yang dikonfirmasi, Minggu (21/6).

Kamal menerangkan, dari seorang saksi yang dimintai keterangannya menyatakan, dirinya melihat tidak ada aktivitas di sekitaran rumah korban. Karena merasa ada sesuatu yang aneh saksi mendatangi rumah kontrakan korban.

Saat saksi mengetuk pintu kontrakan korban, tidak ada jawaban yang keluar dari dalam rumah kontrakan. Saksipun lantas meminta tolong kepada warga lainnya untuk melaporkannya kepada pihak keluarga lainnya.

Saat keluarga datang dan melakukan pengecekan, seluruh pintu dalam keadaan terkunci. Hingga akhirnya saksi mendobrak pintu rumah kontrakan korban. Setelah itu saksi mendapati ketiga korban sudah dalam keadaan tergeletak dan sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

“Atas kejadian itu, saksi melaporkannya ke piket penjagaan Polres Waropen. Menerima Laporan dari saksi, Personel Polres Waropen langsung mendatangi TKP,” ucap Kamal.

Piket Fungsi Polres Waropen yang tiba di TKP langsung melakukan olah TKP yang dipimpin Kabag Ops AKP. Theodorus Tawaru. Sementara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Waropen membantu dalam proses evakuasi korban sesuai dengan aturan protokol kesehatan.

“Barang bukti yang ditemukan di TKP berupa 1 unit generator merek Tesla. diduga ketiga korban meninggal dikarenakan kehabisan oksigen dan keracunan asap karbon monoksida dari generator yang dinyalakan dari kamar mandi,” pungkasnya. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

12 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

13 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

14 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

15 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

16 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

17 hours ago