

Befa Yigibalom SE. M.Si . (Ginting/Cepos)
–Yakin LE Seorang Negerawan Sejati
JAYAPURA-Menanggapi adanya prokontra mengenai pidato Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom SE. M.Si pada saat syukuran 10 tahun masa kepemimpinannya pada 19 Mei 2022 lalu yang dinilai oleh oknum kader Gubernur Papua Lukas Enembe SIP menyakiti Gubernur.
Befa yang menanggapi hal tersebut ketika mengatakan bahwa dirinya yakin Gubernur Papua sebagai negarawan sejati pasti mengerti apa maksud dan tujuan dari pernyataan tersebut yakni demi kesejahtraan masyarakat Papua yakni masyarakat Pegunungan Tengah Papua.
“Jika ada kader kaka Lukas yang kurang enak ya silahkan. Saya yakin Kaka Lukas, Bapak Gubernur mengerti apa maksud dan tujuan saya karena beliau adalah negarawan sejati. Beliau mengerti tujuan saya. Tujuan saya DOB harus hadir diwilayah Pegunungan Tengah Papua untuk masyarakat wilayah Pegunungan Tengah Papua,”Ungkapnya ketika dikonfirmasi di Jayapura, Sabtu (21/5).
Befa mengatakan bahwa apa yang disampaikan saat syukuran tersebut sudah sangat jelas yakni bila dirinya menjadi Gubernur Papua maka kegiatan akan hanya dilakukan di Dok 2 dan hotel-hotel yang ada di Jayapura dan maka hanya akan sedikit sekali kegiatan pendidikan, kesehatan dan pembangunan yang akan dilaksanakan di Pegunungan Tengah Papua atau Lapago.
“Tujuan politik saya jelas bahwa Provinsi harus hadir di Wamena dan yang kedua yang menyebut nama kaka Besar itu salah. Sehingga baik Pak Lukas dan mereka yang sedikit tersinggung, Saya mohon maaf. Tapi selebihnya adalah niat hati dan pikiran tidak ada niat tidak baik untuk kaka Lukas dan yang lainnya,”katanya.
Ia menjelaskan misinya jelas bahwa Ia ingin tabir terbuka bahwa tidak boleng mengatasnamakan rakyat sementara rakyat merana dan menuju masa depan yang tidak pasti.
“Jika sudah keluar dari mulut ini, itu sudah ditahbiskan oleh Tuhan. Sehingga ada pihak yang mendengarnya tidak enak ya sesuaikan saja dan maafkan saja. Tapi sekali lagi dihati pikiran saya tidak ada maksud menyakit. Hanya kepentingan masyarakat luas yakni Provinsi Pegunungan Tengah Papua harus ada di Wamena,”Pungkasnya.(gin)
Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Papua, Adyantana Meru Herlambang, mengatakan penyidikan perkara ini telah…
Terkait ini Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 bersama Polres Yahukimo membantah tuduhan yang sempat…
Meneri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pasokan batu bara untuk…
Aksi bejat yang tidak bisa diterima akal sehat mengguncang Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra). R…
Keberadaan jenazah Nahkoda KMN Sardi Utama bernama Ahir yang sehari-harinya dipanggil Rizal belum jelas. Nahkoda…
Pikiran melayang ke mana-mana padahal kamu sudah mencoba fokus. Menyalahkan diri sendiri malas, tidak disiplin,…