

SEKOLAH ALAM - Petronela Merauje (dua dari kiri) berdiskusi dengan beberapa pegiat lingkungan di Jayapura di Rumah Bakau Jayapura, Selasa (20/6). Program sekolah alam segera dibentuk di Pantai Ciberi, Kampung Engros untuk mengajarkan kepada peserta didik terkait lingkungan di Teluk Youtefa. (Gamel Cepos)
JAYAPURA – Setelah dinobatkan sebagai peraih Kalpataru kategori pembina lingkungan tahun 2023, Petronela Merauje mulai mempersiapkan program yang bisa menularkan semangat lingkungan bagi warga Kota Jayapura. Yang dilakukan adalah dengan menyiapkan sekolah alam yang bakal menjadi wadah untuk belakar terkait lingkungan khususnya di Kawasan Teluk Yotefa.
Petronela menjelaskan bahwa sekolah alam ini bisa digunakan tidak saja bagi anak – anak di Kampung Engros Tobati tetapi juga dari luar atau dari Kota Jayapura. “Bisa digunakan untuk anak usia sekolah yang ingin belajar soal banyak hal terlebih menyangkut lingkungan,” kata Petronela saat berdiskusi di Rumah Bakau Jayapura, Selasa (20/6).
Dikatakan materi lingkungan yang diberikan mulai dari bahasa daerah setempat, bagaimana mendayung perahu, tentang ekosistem mangrove, tumbuhan dan satwa liar termasuk, sampah plastik hingga yang berkaitan dengan seni. (ade)
Laga puncak ini mempertemukan dua tim dengan karakter berbeda. La Furia Roja -julukan Spanyol tampil…
Meski sama-sama gagal melangkah ke final, duel ini diprediksi tetap berlangsung sengit. Prancis ingin menutup…
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengingatkan Pemerintah Provinsi Papua Selatan agar mengoptimalkan penggunaan…
Aksi ini dilakukan pasca-sidang lanjutan gugatan terhadap Bupati Merauke terkait rencana pembangunan jalan akses…
Sejumlah pejabat teras Polri turut mendampingi Fadil, di antaranya Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol.…
Menurut Setyo, pendekatan pencegahan menjadi prioritas utama karena dinilai lebih efektif dalam membangun tata…