

Pengungsi gelombang 3 dari Yalimo yang tiba di Polres Jayawijaya Wamena, Kamis (18/9). (FOTO:Humas Polda)
Enam Anggota Satgas Dievakuasi
JAYAPURA-Kepolisian Daerah Papua tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait dalang di balik kerusuhan yang melanda Kabupaten Yalimo beberapa hari lalu. Kerusuhan itu tidak hanya menimbulkan kerusakan fasilitas umum dan rumah warga, tetapi juga menyebabkan jatuhnya korban luka, pengungsian besar-besaran, hingga hilangnya salah seorang warga.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, mengungkapkan hingga kini aparat terus bekerja mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab atas aksi anarkis tersebut.
“Kami sedang menyelidiki siapa dalang di balik kerusuhan ini. Dampaknya sangat luas, mulai dari kerusakan fasilitas, korban luka dari warga maupun aparat, hingga pengungsian besar-besaran,” ujarnya, Kamis (18/9).
Menurut Cahyo, kerusuhan yang pecah di Yalimo menyebabkan satu warga bernama Daeng Mappa dilaporkan hilang. Sementara itu, puluhan hingga ratusan warga memilih meninggalkan kampung halaman mereka untuk mengungsi ke daerah yang lebih aman.
“Hingga kini pengungsian masih berlangsung. Ada sekitar 30 warga yang mengungsi ke Padang Bulan, Jayapura. Sementara yang ke Wamena jumlahnya sudah mencapai ratusan orang dalam gelombang ketiga pengungsian,” jelasnya.
Meski kondisi di Yalimo saat ini berangsur kondusif, rasa takut masih menghantui masyarakat. Banyak warga belum berani kembali ke rumah mereka dan lebih memilih tinggal bersama keluarga di Jayapura maupun di Jayawijaya. Dan untuk memastikan kondisi keamanan, aparat kepolisian bersama TNI terus melakukan penyisiran dan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kerusuhan.
Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…
Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…
Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…
Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…
Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…