Categories: BERITA UTAMA

Empat Senpi dan Ratusan Amunisi Dimusnahkan

JAYAPURA – Ratusan barang bukti hasil kejahatan yang dikumpulkan sejak beberapa bulan terakhirdantelah mengantongi putusan hukum tetap atau inkrah dimusnahkan. Disaksikan sejumlah pimpinan lembaga penegak hukum maupun lembaga pemerintah dan instansi yang berkaitan, proses pemusnahan dilakukan langsung oleh Kajari Jayapura, Alexander Sinuraya SH.

 Yang menonjol dari seluruh barang bukti ini adalah adanya 8 unit senjata api dimana 4 diantaranya senjata organik dan 4 lainnya merupakan senjata api rakitan. Tak hanya itu ada juga ratusan butir amunisi yang dimasukkan ke dalam 5 unit magazine.

Selain senpi, ada juga barang bukti narkoba jenis ganja maupun sabu – sabu. Alexander menjelaskan bahwa pemusnahan ini merupakan pemusnahan ketiga di tahun 2023 dimana dua pemusnahan sebelumnya jumlahnya tidak jauh berbeda.

 Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 82 perkara dengan rincian 34 perkara kasus yang berkaitan dengan gangguan keamanan dan ketetiban umum kemudian 48 merupakan kasus narkoba baik ganja maupun sabu sabu.

Untuk perkara narkotika pihaknya hanya menerima sample dari polres – polres sedangkan sample utamanya sudah lebih dulu dimusnahkan pihak kepolisian.

 ”Untuk rinci  atau  detail kasusnya seperti temuan senpi inikami tidak begitu  paham karena hanya menerima tapi yang jelas putusan sudah inkrah dan kami hanya memusnahkan. Untuk senpi ini kemarin pelakunya dari Sentani dan dijerat dengan UU Darurat,” beber Sinuraya.

Ia menyebut tercatat hingga kini sudah ada ratusan barang bukti dari 300 perkara yang dinyatakan sudah memiliki putusan hukum tetap terhitung dari Januari hingga Juni dan yang paling dominan adalah kasus narkoba jenis sabu.

 Selain senpi maupun narkoba, ada juga barang bukti seperti bantal maupun kasus yang merupakan barang bukti kasus pembunuhan termasuk barang bukti minuman oplosan maupun kadaluarsa yang dijerat dengan undang –  undang kesehatan.

”Ada minuman bersoda, fermipan yang biasa digunakan untuk minuman oplosan dan ada juga batu, alat tajam, kayu, besi, pecahan kaca maupun pakaian dan ini yang saya bilang tadi berasal dari kasus gangguan keamanan dan ketertiban, imbuhnya. (ade)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KKBPAPUA

Recent Posts

Kursi Sekda Papua Memanas

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…

13 hours ago

Mayat Seorang Wanita Ditemukan di Sekitar Kolam Buaya

Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…

14 hours ago

Orang Tua Siswa Minta Kampus Tegas

​"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…

15 hours ago

Ratusan Orang di Mimika Terinfeksi HIV-AIDS

Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…

16 hours ago

Pembangunan Kopdes Merah Putih Belum Menyentuh Kampung

Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…

17 hours ago

Gaji Manajer Kopdes Rp6,3 Juta-Rp8,3 Juta Dikontrak Dua Tahun

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…

18 hours ago