Categories: BERITA UTAMA

Peresmian Mundur Tanggal 23 Oktober

Kondisi Stadion Lukas Enembe yang peresmiannya diundur tanggal 23 Oktober. Gambar ini diambil, Sabtu (17/10). (FOTO: Erik / Cepos)

JAYAPURA-Ceremony peresmian Stadion Lukas Enembe, hitung mundur PON, launching jumlah OAP (Orang Asli Papua), perubahan nama Bandara Sentani serta peresmian beberapa infrastruktur PON Papua yang dijadwalkan pada tanggal 20 Oktober mundur hingga tanggal 23 Oktober mendatang.

Ketua Harian PB PON, Yunus Wonda mengatakan bahwa mundurnya rangkaian peresmian tersebut selama tiga hari untuk memantapkan persiapan semua bidang yang terlibat dalam ceremony peresmian tersebut.

Yunus Wonda mengatakan, untuk mengubah desain tatanan acara sebelumnya dengan sistem virtual tanpa penonton membutuhkan beberapa waktu untuk penyiapan desain baru.

“Tadinya didesain dengan 5.000 – 12.000 orang dan begitu proses izin belum bisa karena situasi Covid, kita mengubah dari situasi new normal dengan sistem virtual. Ini butuh waktu untuk memantapkan semuanya, sehingga harus bergeser,” ungkap Yunus Wonda saat ditemui awak media di Stadion Lukas Enembe, Sabtu (17/10).

Menurut Yunus Wonda, selain peresmian beberapa infrastruktur PON, KONI Papua juga akan menyampaikan progres kesiapan atlet serta target di pentas event olahraga empat tahunan tersebut.

“Acara ceremony peresmian akan diawali dengan ibadah syukuran, serta penampilan tari-tarian adat Papua. Nuansa peresmiannya akan mengusung konsep adat Papua,” ujar Yunus Wonda.

Dalam ceremony peresmian nanti, selain meresmikan 9 venue PON, Yunus Wonda menyebutkan, Disorda Papua juga akan menyampaikan secara keseluruhan progres venue yang akan digunakan saat PON.

“Disorda akan menyampaikan progres venue yang dibangun oleh APBN dan APBN. Tapi yang akan diresmikan hanya venue yang dibangun oleh APBD Provinsi Papua,” ucap Yunus Wonda.

Yunus Wonda menuturkan bahwa 9 venue APBD yang akan diresmikan tersebut telah rampung 100 persen. Venue tersebut yaitu baseball/softball yang berada di AURI dan Uncen, menembak indoor/outdoor, tenis, voli, GOR GIDI serta GOR Futsal Mimika.

Yunus Wonda juga menegaskan, dengan peresmian Stadion Lukas Enembe serta beberapa infrastruktur PON lainnya, maka Papua menyatakan telah siap untuk menggelar hajatan olahraga empat tahunan tersebut.

“Papua sudah siap. Meski ada venue yang belum rampaung, tapi kami optimis, semua venue akan selesai tahun ini. Ini menunjukkan bahwa Papua sudah sangat siap menyambut PON,” tandasnya. (eri/nat)

newsportal

Recent Posts

Tinggi Minat Orang Tua, Penerimaan Murid Baru Terkendala Fasilitas Gedung

  Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…

3 hours ago

Mendagri Canangkan Program Bedah Rumah Serentak di Kampung Mosso

   Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…

9 hours ago

23 Rumah Warga Akan Direhabilitasi

   Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…

10 hours ago

Pemprov dan Pemkot  Diminta Tindak Lanjuti Gerakan Indonesia Asri 

  Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…

11 hours ago

Mendagri: 29 Persen Masyarakat di Papua Tak Miliki Rumah

Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…

17 hours ago

Sempat Menanyakan Saya Salah Apa

Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…

18 hours ago