Categories: BERITA UTAMA

Hendak Deklarasi, Buchtar Dijemput Polisi

JAYAPURA – Informasi terkait adanya rencana deklarasi United Liberation Movement for West Papua (ULMWP)  yang dilakukan Deklarator ULMWP di Perumnas III Waena pada Senin (17/10) kemarin langsung direspon Polresta Jayapura Kota dengan mendatangi lokasi yang akan digunakan untuk deklarasi.

Polisi langsung bertemu dengan Buchtar dan kelompoknya. Setelah melakukan negosiasi akhirnya pria pendiri KNPB ini bersedia memenuhi keinginan polisi dengan mendatangi kantor Polresta. Dari informasi yang diterima Cenderawasih Pos aparat kepolisian berjumlah sekitar 150 personel dibackup Brimob Nusantara tiba di lokasi sekira pukul 14. 45 WIT yang dipimpin Kabagops Polresta, AKP Hanafi.

Setelah sekitar 2 jam melakukan negosiasi akhirnya Buchtar dan beberapa orang lainnya bersedia mendatangi Polresta. Hanya disini polisi tidak menyebut bahwa Buchtar diamankan mengingat ia tiba di Polresta menggunakan mobil sendiri. Buchtar hadir untuk melakukan klarifikasi atas kegiatan mengumpulkan masyarakat yang dilakukannya.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Dr. Victor D. Mackbon mengatakan, pihaknya mendatangi kediaman Buchtar Tabuni karena merespon adanya laporan dari masyarakat bahwa yang bersangkutan telah menggelar kegiatan sudah tiga hari berjalan.

“Kami merespon adanya laporan terkait kegiatan mengumpulkan masyarakat yang dilakukan oleh saudara Buchtar Tabuni, karena tidak memiliki ijin dan dinilai telah meresahkan masyarakat untuk itu kami datangi kediamannya,” ujar Kapolresta sore harinya.

Lebih lanjut kata Kapolresta KBP Victor Mackbon, selain alasan tersebut yang lebih tepatnya yakni karena kegiatan yang dilakukan oleh Buchtar Tabuni dinilai bertentangan dengan ideologi negara karena telah membentuk pemerintahan sementara dengan menamakannya West Papua Council yang rencananya akan di deklarasikan beberapa hari ke depan.

Kapolresta menyebut hingga malam kemarin Buchtar masih dilakukan pemeriksaan di ruangan Tipidter.  “Buchtar masih diperiksa oleh penyidik kami terkait kegiatan yang dilaksanakannya selama tiga hari ini terkait momen yang bertentangan dengan ideologi negara yang dilakukannya,” tutup Kapolresta KBP Victor Mackbon.

Saat mendatangi Polresta, Buchtar tak sendiri sebab ia didampingi Ketua LBH Papua, Emanuel Gobay serta puluhan simpatisannya. Cenderawasih Pos yang sempat mendatangi ruang sidik melihat Buchtar masih dengan kostum biasanya. Setelan jas dan topi pelukisnya. “Saya dipanggil untuk dimintai keterangan atau klarifikasi terkait agenda kami tadi. Ini baru dua pertanyaan,” singkatnya usai keluar dari kamar kecil. (ade/oel/wen)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PAPUA

Recent Posts

Isu Penghentian Rekrutmen CPNS Diklarifikasi

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…

4 hours ago

Ikan Sapu-sapu “Serang” Danau Sentani?

Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…

5 hours ago

Papua Krisis Tenaga Laboratorium Medik

Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…

6 hours ago

Bertahun-tahun Tugas di Nusakambangan, Sempat Tegang Saat Tiba di Lapas Abepura

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…

7 hours ago

Wali Kota Kembali Tegaskan Larangan Pungli di Sekolah

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…

8 hours ago

Satgas Mafia BBM Selidiki Kasus Modifikasi Tangki BBM

Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…

9 hours ago