Categories: BERITA UTAMA

22 Jenazah Berihasil Diidentifikasi

IDENTIFIKASI JENAZAH: Kapolda Papua Irjen Pol. Martuani Sormin saat memantau proses identifikasi jenazah korban banjir bandang Kabupaten Jayapura di RS Bhayangkara Polda Papua, Minggu (17/3). ( FOTO : Elfira/Cepos)

JAYAPURA-Hingga Minggu (17/3) kemarin, RS Bhayangkara Polda Papua telah berhasil mengidentifikasi 22 jenazah korban banjir bandang di Kabupaten Jayapura. 

Jenazah yang sudah teridentifikasi tersebut sudah diserahkan kepada pihak keluarga oleh tim dokter RS Bhayangkara Polda Papua, Minggu (17/3).

Identifikasi terhadap jenazah korban banjir bandang ini dipantau langsung Kapolda Papua, Irjen Pol. Martuani Sormin. Selain melihat langsung proses identifikasi yang dilakukan, Kapolda Martuani Sormin juga menyerahkan secara simbolis jenazah korban banjir kepada pihak keluarga.    

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal kepada wartawan di Media Center Polda Papua Bencana Alam Banjir dan Longsor  di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura menyebutkan, hingga kemarin masih ada 39 kantong jenazah yang disemayamkan di ruang jenazah RS Bhayangkara. 

“Malam ini (Minggu malam-red) akan kita hentikan sementara proses identifikasi dan akan dilanjutkan, Senin (18/3),” ucap Kamal.

Sebagian jenazah menurut Kamal, masih berada di ruang jenazah Rumah Sakit Bhayangkara. Sementara tim gabungan TNI-Polri dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas, masih melakukan upaya pencarian terhadap korban lainnya, sebab tidak menutup kemungkinan masih ada korban lainnya. “Rata-rata mereka yang meninggal ini akibat tertimbun material dan pepohonan,” jelas Kamal. 

Pemkab Jayapura menurut Kamal,  telah menetapkan  14 hari ke depan untuk proses pencarian terhadap korban  dan rehabilitasi. Namun, untuk rehabilitasi memakan waktu yang cukup panjang. Sebab,  perlu menyediakan tim psikologi untuk trauma hiling terhadap keluarga korban dan korban itu sendiri.

Untuk mengantar setiap jenazah, menurutnya semua mobil jenazah milik Polda Papua serta beberapa rumah sakit lainnya di Kota Jayapura dikerahkan. 

“identifikasi melibatkan sebanyak 75 tenaga medis RS Bhayangkara yang terdiri dari dokter umum, dokter forensic, para medis. Untuk mempercepat proses identifikasi, Senin (18/3) ada tim dari Mabes Polri membackup proses identifikasi di RS Bhayangkara,” ucap Kamal.

Dari pantauan Cenderawasih Pos, kantong jenazah tiba di Rumah Sakit Bhayangkara  secara bertahap dan disambut dengan isak tangis keluarga. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Terbukti Lakukan Pungutan, Kepsek Terancam Dicopot

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pihak sekolah yang…

2 days ago

Wali Kota Salurkan Bantuan untuk 44 UMKM dan OAP Kurang Mampu

   Wali Kota juga meminta Dinas Sosial Kota Jayapura untuk terus melakukan pemantauan terhadap seluruh…

2 days ago

Sempat Tegang, Eksekusi Lahan Bukit Jokowi Batal

   Ia menegaskan bahwa eksekusi tidak dapat dilaksanakan apabila lokasi dan luas tanah yang dimaksud…

2 days ago

Pengembangan Pariwisata Harus Angkat Kearifan Lokal

   Menurut Abisai, kekayaan budaya, adat istiadat, serta tradisi masyarakat adat yang masih terjaga hingga…

2 days ago

Komisi IV Sayangkan Aset Terbuang Percuma

Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…

2 days ago

Akui Peredaran Narkoba Masih Tinggi

Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…

2 days ago