Categories: BERITA UTAMA

Waspada, Ratusan Ibu Hamil Terjangkit Sifilis

JAYAPURA  Sifilis merupakan salah satu penyakit menular seksual (PMS) yang paling serius di seluruh dunia, termasuk di Indonesia sendiri. Sifilis yang menular dari ibu hamil ke janin disebut sebagai sifilis kongenital. Pada sebagian besar kasus, sifilis ditularkan dari ibu ke bayi selama kehamilan sedangkan sang ibu biasanya mendapat imbas dari sang suami.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari mengatakan bahwa tren kasus Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA) tahun 2024 mengalami kenaikan. Tahun 2022, ibu hamil (Bumil) yang dites sifilis sebanyak 1.864 yang positif HIV 8 orang dan positif sifilis 39 orang, sedangkan untuk Tahun 2023 yang positif HIV dan sifilis alami peningkatan yakni, positif HIV 18 dan positif sifilis 96 dari 1.531 yang dites sifilis.

“Trend terakhir pada tahun 2024, peningkatan dua kasus ini makin mentereng, dimana yang positif HIV 110 dan positif sifilis 114 dari 977 yang dilakukan tes,” ujar Kadinkes Kesehatan Kota Jayapura saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Sabtu (15/2). Pada ibu hamil, infeksi juga berbahaya karena dapat menyebabkan kondisi janin tidak normal, bahkan kematian pada bayi. Oleh karena itu, kondisi ini perlu didiagnosis dan diobati sedini mungkin.

“Untuk itu saya sarankan ibu hamil tidak boleh menganggap remeh sifilis ini, karena jika dibiarkan maka akan dikwatirkan janin bayi saat lahir bisa jadi positif HIV,” ungkapnya.

Dirinya berharap perlu ada kesadaran dari para ibu dikota Jayapura untuk rutin lakukan tes sejak dini agar tidak menjadi lebih parah.

“Peran suami dan keluarga juga sangat penting untuk kasi pemahaman yang baik agar bayi saat lahir bisa sehat,” tuturnya.

Menurutnya, semua Puskesmas di Kota Jayapura telah menyediakan layanan untuk mengecek virus ini juga termasuk HIV Aids, diharapkan masyarakat bisa dengan mandiri datang untuk dilakukan pemeriksaan.

Sifilis disebabkan oleh infeksi bakteri Treponema pallidum yang menyebar melalui hubungan seksual dengan penderita raja singa. Bakteri penyebab sifilis juga bisa menyebar melalui melalui kontak fisik dengan luka di tubuh penderita.(kim/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Keluhkan Kecilnya DAU dan ASN yang Enggan Pindah

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…

22 hours ago

Sanksi Jangan Berhenti di Administratif

Merespon terkait dengan itu, ​Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…

23 hours ago

TNI Tak Gentar Ancaman OPM

Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…

2 days ago

Gubernur: Koreksi Total, Jangan Terulang Lagi!

  Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…

2 days ago

Utang Negara Capai Rp 10.000 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…

2 days ago

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

2 days ago