

Kepala Dinkes Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari (FOTO:Takim/Cepos)
142 Penderita Diantaranya adalah Anak-anak
JAYAPURA – TBC adalah penyakit menular yang menyerang saluran pernapasan dan dapat menyebar dengan mudah dari satu orang ke orang lainnya melalui udara. Penyakit ini tidak mengenal usia dan jenis kelamin, meskipun lebih sering ditemukan pada kelompok usia produktif dan anak-anak.
Masyarakat harus kembali waspada terhadap pertumbuhan kasus Tuberkulosis (TBC). Pasalnya Dinas Kesehatan Kota Jayapura mencatat tahun 2024 sebanyak 2.864 kasus yang berhasil dinotifikasi atau dideteksi.
“Perkiraan Kasus kita 4.982, namun yang berhasil dinotifikasi sebanyak 2.864 dan yang berhasil diobati 2.594,” ungkap Kepala Dinkes Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Sabtu (15/2).
Menurutnya, dari 2.864 kasus TBC ini, TBC Sensitif Obat (SO) sebanyak 2.527 atau 97,4%, sedangkan TBC Resisten Obat (RO) hanya 67 kasus atau 2,6% dari total kasus yang ada.
“Untuk 2.527 kasus TBC SO, yang sembuh 10,4%, yang gagal 0,2%, yang sudah melakukan pengobatan lengkap 18,5%, belum dievaluasi 60,6% dan LTFU 7,1%,” jelasnya.
“Sedangkan TBC RO, dari 67 kasus hanya 16,4% yang sembuh, belum dievaluasi 74,6% sedangkan yang meninggal dunia 6%,” lanjutnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel Adolof Andatu, Amd, Kep, SKM. ketika dikonfirmasi media ini…
Akibat kecelakaan tersebut, satu dari sembilan orang Anak Buah Kapal (ABK) yang berada di atas…
Poster yang beredar luas di media sosial tersebut sempat memicu keresahan warga Timika. Narasi di…
Menurut Pangdam, jika tidak ada perubahan, peresmian akan dilakukan pada 5 Oktober mendatang. Khusus…
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Papua menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Penegakan Peraturan…
Langkah yang dikemas melalui pendekatan humanis ini menyasar dua lembaga pendidikan, yakni SD Pigapu dengan…