Categories: BERITA UTAMA

Aplikasi Mi Chat Disinyalir Jadi Penyebab Tingginya HIV/AIDS di Jayapura

Lebih lanjut, Deli menjelaskan berdasarkan data yang diterima pihaknya dari Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) sebanyak 26 persen Pekerja Seks Perempuan (PSP) itu berkerja, sementara 74 persennya terselubung atau yang tidak tercium petugas dan mereka ini biasanya mengunakan sosial media terutama aplikasi hijau atau istilah lain dari Michat.

Tambahnya, PSP berdasarkan identitas suku PSP non OAP itu sebanyak 42 persen sementara PSP OAP sebesar 58 persen. “Data ini kami kantongi langsung dari Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia atau PKBI yang merupakan mitra dari Dinas kesehatan Kota Jayapura,” jelasnya.

Oleh karena itu, Ketua Komisi D itu berharap pemerintah harus bisa berkerja sama dengan berbagai lintas sektor salah satunya DPRK Jayapura untuk berkolaborasi dengan cara rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat terutama para PSK ini. Menurutnya kalau pemerintah tidak melakukan itu, maka apapun yang diperogramkan atau yang dikerjakan akan tidak berguna jika masyarakat tidak mengetahui dan paham.

“Salah satu cara untuk pendekatan kepada mereka (PSP) adalah dengan melakukan itu (Sosialisasi) agar masyarakat paham,” ungkapnya. Seperti diketahui data kasus HIV-AIDS di kota Jayapura berdasarkan data dinas kesehatan mencapai 1.278 kasus HIV-AIDS sepanjang tahun 2024.

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2023) hanya sebanyak 790 kasus, jumlah itu terdiri dari HIV (711) dan AIDS (79) kasus. Jauh sebelum itu juga pada tahun 2022 Dinkes kota Jayapura hanya mencatat 643 kasus yang terdiri dari HIV (450) dan AIDS (193) kasus. Sementara dari data lain yang diperoleh Cenderawasih Pos menyebut bahwa perlu strategi yang matang untuk penanganan kasus stunting, TBS, HIV termasuk penyakit seperti kusta.

Pasalnya dampak dari penanganan saat ini akan tercermin pada 5 hingga 10 tahun ke depan. Salah satu narasumber yang enggan menyebut namanya menyebut bahwa tak bisa dipungkiri bahwa saat ini aplikasi Mi Chat bisa menjadi penunjang sekaligus penghubung terjadinya transaksi seks bebas.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Polisi Dalami Kelompok Penyerang Bus PT FreeportPolisi Dalami Kelompok Penyerang Bus PT Freeport

Polisi Dalami Kelompok Penyerang Bus PT Freeport

Vice President Corporate Communications PTFI Katri Krisnati mengonfirmasi penghentian sementara arus lalu lintas darat tersebut…

1 day ago

Antisipasi Penyakit Menular di Tempat Pengungsian

  Selain sesak napas, sejumlah korban juga mengeluhkan pusing. Beberapa korban bahkan mengalami tekanan psikologis…

1 day ago

Menyalahi Peruntukkan Usaha, 17 LC Diamankan

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan adanya aktivitas yang tidak sesuai dengan izin yang diberikan pemerintah…

1 day ago

Gubernur Minta Pemda Percepat Pertanggungjawaban Dana Otsus

  Menurutnya, semua pimpinan daerah sudah mengetahui mekanismenya. Apa yang sudah diterima harus dipertanggungjawabkan terlebih…

1 day ago

Kesehatan dan Dukcapil Ngebut Layani Warga di Pengungsian

Pemerintah Kota Jayapura terus memperkuat pelayanan bagi warga terdampak kebakaran yang kini masih berada di…

1 day ago

Diduga Terlibat Aksi Penyerangan Nakes di Anggruk

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo menyebutkan, keempat orang tersebut diduga terlibat…

1 day ago