Categories: BERITA UTAMA

Tiga Kilogram Kargo Atribut Militer OSEA Diamankan

*Kapolres Pegubin: Mereka Bukan Bagian Dari OPM, KNPB Apalagi ULMWP

JAYAPURA- Polres Pegunungan Bintang menyita tiga 3 kilogram (Kg) barang cargo yang berisikan atribut militer Organisasi Serikat Sedunia Aman (OSEA) di Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Rabu (15/7).

Atribut organisasi yang menamakan diri sebagai OSEA ini dikirim melalui penerbangan (Flight) kedua pesawat kargo Trigana Air dari bandara Sentani menuju Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang. Dengan identitas penerima Meli Uopdana, kode barang STPNP20080570 dengan tujuan Sentani-Oksibil.

BERIKAN ARAHAN: Kapolres Pegubin, AKBP  Ferdyan Indra Fahmi saat memberikan arahan kepada masyarakat di Mapolres Pegubin, Kamis (16/7). ( FOTO: Polres Pegubin for cepos)

Kapolres Pegunungan Bintang, AKBP.  Ferdyan Indra Fahmi mengatakan, satu orang menjadi saksi atas kasus ini. Setelah dimintai keterangan di Mapolres Pegunungan Bintang, yang bersangkutan dipulangkan, Kamis (16/7).

“Dari hasil pemeriksaan kami, mereka sebatas kelompok masyarakat yang ada di Pegunungan Bintang dan bukan OPM. Mereka punya kegiatan sendiri, yang pasti mereka bukan bagian dari OPM, KNPB atau ULMWP,” tegas Kapolres Ferdyan Fahmi saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Kamis (16/7).

Terkait dengan seragam yang diamankan, Kapolres mengaku mereka (OSEA-red) merupakan kelompok organisasi dan butuh seragam. Organisasi ini menurutnya sudah ada sejak 10 tahun lalu di Pegunungan Bintang.

“Aktivitas mereka sebatas menyuarakan aspirasinya di antaranya perbaikan ekonomi dan kesejahteraan untuk warga di Pegunungan Bintang,” jelasnya.

Lanjut Kapolres, dari keterangan saksi diperoleh informasi bahwa jumlah anggota organisasi ini sebanyak 30-an orang. Sejauh ini, mereka tidak melakukan gangguan keamanan kepada masyarakat dan hanya sifatnya orasi saja.

Sementara itu, terkait dengan diamankannya atribut dari OSEA ini Satuan Reskrim dan Intelkam Polres Pegunungan Bintang yang dipimpin langsung Kasat Intelkam Iptu. Pieter S. Rumkorem dan PS. Kasat Reskrim Ipda S. Budi Payung mendatangi Bandara Oksibil untuk menunggu kedatangan pesawat kargo Trigana Air Flight kedua serta melakukan penggeledahan dan monitoring terhadap masyarakat yang menjemput barang tersebut.

Di pintu kedatangan Bandara Oksibil, anggota Polres Pegunungan Bintang melakukan penggeledahan barang kargo yang telah diambil oleh  MU perwakilan kelompok OSEA Kabupaten Pegunungan Bintang dan menemukan atribut kelompok OSEA yang telah dikrim dari Bandara Sentani. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

OPD Diingatkan Jangan Kerja Ketika Injury Time

Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…

1 day ago

Selecao Wajib Waspadai Singa Atlas

Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…

1 day ago

Gunakan Sebo Buff, Delapan Anggota OPM Cium Merah Putih

Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…

1 day ago

Disosialisasikan, Rencana Pembangunan Bandar Antariksa Mendapat Dukungan

Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…

1 day ago

Pendistribusian BBM Diawasi Polisi

Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…

1 day ago

Belum Ada Razia Lagi, Kendaraan Modifikasi Tangki Kembali Ikut Antrian Pengisian BBM

Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…

1 day ago