Categories: BERITA UTAMA

Kans Jauhi Zona Merah

1 Bhayangkara FC vs Persipura 2

JAYAPURA – Secara dramatis, Persipura Jayapura sukses mengalahkan Bhayangkara FC dengan skor 2-1 dalam lanjutan Liga 1 pekan ke-31 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali, Rabu (16/3).

Dua gol Persipura dicetak oleh Ramiro Fergonzi melalui titik putih pada menit 27’ dan gol Ricky Cawor menit 90+1’. Kemudian gol hiburan Bhayangkara FC dicetak Anderson Salles melalui bola mati menit 90+4.

Sukses meraup tiga poin membuka kans bagi pasukan Mutiara Hitam julukan Persipura Jayapura untuk keluar dari zona degradasi. Tim berjuluk Mutiara Hitam yang merupakan pemilik empat bintang juara itu kini hanya terpaut dua poin dari Barito Putera yang ada di atas mereka, tepatnya pada peringkat 15.

Juru taktik Persipura Jayapura, Angel Alfredo Vera mengatakan bahwa pertandingan ini tidak mudah bagi mereka. Apalagi Bhayangkara FC juga ngotot untuk memenangkan pertandingan.

“Kita tahu ini pertandingan yang tidak mudah. Bhayangkara adalah tim yang kuat, dan kedua tim sama-sama ingin memang. Untungnya pemain selalu fokus dalam pertandingan dan unggul duluan dan bisa memenangkan pertandingan ini. Kemenangan ini sangat penting bagi kami,” ungkap Alfredo Vera dalam post match conference Persipura versus Bhayangkara, kemarin.

Pelatih asal Argentina itu juga mengomentari penampilan Ramiro Fergonzi yang tampil gemilang dalam laga ini. Bahkan Alfredo juga menyebutkan jika tidak hanya dalam laga ini saja, namun Fergonzi selalu tampil baik setiap diturunkan.

“Fergonzi selalu berjuang dan bekerja keras untuk tim setiap pertandingan, sebelumnya kesulitan cetak gol tapi dia punya kontribusi besar untuk tim, dan beberapa kali dia melakukan assist, dan kita senang karena hari bisa cetak gol,” ucap Alfredo.

Persipura saat ini masih bertengger pada peringkat 16 dengan koleksi 27 poin. Di tiga laga sisa, Persipura akan bersua PSS Sleman, PSIS Semarang dan Persita Tangerang. Alfredo juga sangat optimis, mereka bisa keluar dari zona degradasi di tiga laga sisa.

“Kesempatan masih ada dan kita optimis, kita akan berjuang dan semoga kita bisa keluar dari zona degradasi,” ujar mantan pelatih Persebaya Surabaya dan Persiba Balikpapan itu.

Sementara itu, salah satu pemain Persipura, Wulf Horota mengaku kemenangan ini ia persembahkan untuk Boaz Solossa yang berulang tahun pada 16 Maret kemarin.

“Terima kasih kepada kaka-kaka yang sudah berjuang keras dan kita bisa memenangkan pertandingan. Pertandingan ini terbilang susah, dan kemenangan ini saya persembahkan untuk kaka Boci,” ujarnya.

Kemudian pelatih kepala Bhayangkara FC, Paul Munster menyebutkan, kartu merah yang didapatkan oleh Jajang Mulyana pada menit 41 merusak strategi mereka. Ia juga menyayangkan beberapa peluang emas mereka tidak bisa dikonversi menjadi gol.

“Dari awal pertandingan bermain bagus dan mendominasi, tapi kesalahan dalam sepak bola selalu ada dan tidak bisa dihindari dan akhirnya kita dihukum penalti. Dan babak kedua kita juga bermain baik meski hanya bermain 10 orang, dan menciptakan peluang. Saya kecewa karena pemain setelah dapat peluang namun tidak bisa dijadikan gol,” cetusnya.

Dengan kekalahan ini, Bhayangkara FC dapat dikatakan sudah lempar handuk dalam perburuan gelar juara. Pasalnya dengan hasil ini Bhayangkara FC tetap bertengger pada peringkat empat dengan raihan 59 poin dan terpaut 10 poin dari Bali United di puncak klasemen sementara.

“Kami masih punya tiga pertandingan sisa, kami akan berusaha untuk memenangkan setiap pertandingan yang akan kami hadapi,” pungkasnya. (eri/nat)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

2 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

3 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

4 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

5 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

6 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

7 hours ago