

Anggota Polres Merauke saat mengevakuasi jenazah korban dari dalam rumah untuk selanjutnya dibawa ke kamar mayat RSUD Merauke, Kamis (15/10). ( FOTO: Sulo/Cepos)
MERAUKE– Nasib malang dialami seorang ibu di Merauke bernama Ranselina Apok (36). Pasalnya, ibu 2 anak tersebut ditemukan terbujur kaku di rumahnya di Jalan Dom, Kelurahan Kelapa Lima Merauke, Kamis (15/10) sekira pukul 07.30 WIT. Korban diduga dibunuh suaminya berinisial ANM (46).
Kapolres Merauke AKBP. Agustinus Ary Purwanto, SIK., melalui Kasat Reskrim, AKP. Carollan Rhamdhani, SIK., SH., MH, membenarkan adanya kasus pembunuhan yang dialami seorang ibu rumah tangga di Kelurahan Kelapa Lima. “pelaku diduga suami korban,” ungkap Carollan Rhamdhani kepada Cenderawasih Pos, kemarin (15/10).
Pelaku diduga cemburu lantaran korban sering keluar rumah tanpa memberitahu. “Dari hasil pemeriksaan, pengaku mengaku marah kepada korban. Sebab, selama 4 tahun hidup bersama, korban sering pergi meninggalkan pelaku tanpa memberitahukan ingin pergi ke mana,” jelasnya.
Pelaku menurut Carollan Rhamdhani, memiliki sifat tempramental. Bahkan pelaku diduga sering memukul korban jika tak memberitahukan saat keluar rumah. Puncaknya pada Kamis (15/10), korban ditemukan tewas.
Pelaku kdiduga memukul korban secara berulang kali menggunakan tangan. Kemudian saat subuh, korban mengatakan kepada pelaku untuk mengantarkannya ke rumah sakit karena sudah merasakan kesakitan. Namun pelaku bukannya langsung membawa korban ke rumah sakit, tapi keluar rumah untuk memberitahukan tetangganya untuk membantu membawa korban ke rumah sakit.
Setelah itu, pelaku juga pergi ke RT untuk melapor. Saat kembali ke rumahnya bersama ketua RT, pelaku melihat rumah sudah ramai didatangi tetangga dan ketika diceka ke dalam kamar, korban sudah dalam keadaan tak bernyawa atau tewas.
Menurut Kasat Reskrim, pihaknya yang mendapatkan laporan langsung meluncur ke TKP. Dimana saat itu pelaku ANM masih berada di tempat kejadian perkara. “Pelaku langsung kami amankan untuk dibawa ke Polres Merauke menjalani pemeriksaan,” tutupnya. (ulo/nat)
Ia menjelaskan, venue peninggalan PON yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Papua tersebar di…
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…
Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…
Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…
Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…
Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…