Categories: BERITA UTAMA

Diperlonggar Hingga Tengah Malam

*Terkait Aktivitas Masyarakat dan Perekonomian di Kota Jayapura

AKTIVITAS MALAM: Pemkota Jayapura berencana kembali melonggarkan jam aktivitas masyarakat dan perekonomian di Kota Jayapura hingga pukul 24.00 WIT, pada bulan Mei nanti. Tampak aktivitas di Jalan Kelapa Dua, Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kamis (15/4) malam. ( FOTO: Gamel/Cepos)

JAYAPURA- Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., mengonfirmasi bahwa waktu aktivitas masyarakat dan perekonomian di Kota Jayapura akan kembali dilonggarkan hingga tengah malam atau pukul 24.00 WIT.

“Kasus di kota sudah mulai turun, maka proses belajar – mengajar di sekolah juga bisa kita mulai. Termasuk jam operasional ekonomi di kota bisa kita tambah. Nanti dalam evaluasi kita di bulan Mei, akan kita ubah sampai pukul 24.00 malam,” ungkap Benhur Tomi Mano, Kamis (15/4) kemarin.

Kebijakan untuk melonggarkan waktu aktivitas ekonomi hingga pukul 24.00 WIT, tak lepas dari beberapa indikator. Pertama menurut Wali Kota Tomi Mano, R0 (basic reproduction number) dan Rt (effective reproduction number) yang saat ini sudah di bawah angka 1.

“R0 – Rt kita itu sudah 0,85. Sangat rendah. Kemudian, yang dirawat saat ini hanya 476 orang dari delapan ribu kasus lebih secara kumulatif. Tingkat kesembuhan kita capai 92,76 persen dan yang meninggal berjumlah 1,7 persen,” jelasnya.

Selain R0 – Rt, Wali Kota Tomi Mano juga melihat program vaksinasi nasional di Kota Jayapura yang berjalan dengan sangat baik, dimana mulai mendapat respon positif di masyarakat. Termasuk kesadaran untuk memakai masker juga sudah baik.

“Kita melakukan vaksin dan saya lihat antusias masyarakat untuk vaksin ini cukup tinggi. Kesadaran dan kepatuhan masyarakat juga cukup tinggi dalam penerapan prokes, khususnya memakai masker. Kita amati juga hotel-hotel dan acara pernikahan di kota, yang ketat menerapkan protokol kesehatan. Tiga hal ini yagn kita lihat, sehingga jam operasional bisa kita tambah,” tuturnya.

Dengan menambah waktu aktivitas ekonomi hingga pukul 24.00 WIT., maka Wali Kota Tomi Mano mengharapkan aktivitas ekonomi dan penanganan kesehatan di Kota Jayapura berjalan secara seimbang.

“Jadi ekonomi jalan, penanganan kesehatan juga jalan. Menteri Kesehatan kemarin bertemu saya, beliau memberikan apresiasi terhadap Pemerintah Kota Jayapura dalam penanganan Covid-19 yang dilakukan di Kota Jayapura,” tambahnya.

Wali Kota Mano meminta masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Mulai dari memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, serta selalu membawa handsanitizer kemanapun.

“Ketika jumlah 400 orang yang dirawat ini turun terus, waktu PON nanti kita sudah bisa nol kasus. Ini saya harapkan dukungan masyarakat Kota Jayapura untuk taat pada semua aturan yang dikeluarkan Pemkot Jayapura,” pungkasnya. (gr/nat)

newsportal

Recent Posts

Hadirkan Aplikasi AMAN, Tapi Masih Butuh Sosialisasi ke Guru, Orang Tua Hingga Murid

  Kemenag kini menghadirkan aplikasi AMAN, aplikasi ini  bukan sekadar portal pengaduan biasa. Platform resmi…

52 minutes ago

LBH Desak MBG Dihentikan di Tanah Papua

   Direktur LBH Papua, Festus, mengatakan kasus tersebut tidak semestinya hanya dipandang sebagai persoalan teknis…

9 hours ago

Kondisi Membaik, Lima Pasien Keracunan MBG Pulang

Lima pasien anak yang sebelumnya menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan  usai mengonsumsi menu Makan…

10 hours ago

Pemkot  Diminta Perhatikan Kondisi Damkar

    Barend mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi sejumlah alat utama dan peralatan operasional…

12 hours ago

Dorong Kemandirian Ekonomi, DPMK Perkuat Pembinaan BUMKam

  Kepala DPMK Kota Jayapura, Makzi L. Atanay, mengatakan BUMKam merupakan badan usaha milik kampung…

13 hours ago

11 Serpihan Proyektil Diangkat dari Tubuh Korban

   Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan bahwa kondisi Salbiah setelah menjalani operasi…

14 hours ago