Categories: BERITA UTAMA

Satgas Operasi Damai Cartenz Tangkap Empat Pelaku Penembakan Pesawat Smart Air

JAKARTA– Pasca penembakan pesawat Smart Air di Bandara Korowai, Papua Selatan, Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz berhasil mengamankan empat pelaku penembakan. Penangkapan para pelaku dilakukan bersama Satuan Brimob Polda Papua dan jajaran Polres Yahukimo.

Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Ramadhani menyampaikan bahwa secara keseluruhan ada 20 terduga pelaku yang berhasil diidentifikasi oleh petugas kepolisian. Empat diantaranya sudah ditangkap dan kini menjalani pemeriksaan.

”Dalam dua hari terakhir, aparat telah mengamankan empat orang. Dua diantaranya dipastikan terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan, masing-masing berinisial GW dan EH. Sementara dua lainnya masih dalam proses pemeriksaan dan pendalaman,” terang Faizal pada Senin (16/2).

Berdasar keterangan saksi dan penumpang yang selamat, diperkirakan ada tiga sampai empat senjata api laras panjang yang digunakan oleh para pelaku. Selain itu, pelaku lain menggunakan senjata tajam seperti tombak, panah, dan parang. Hingga saat ini jenis dan asal senjata api masih dalam proses identifikasi.

Menurut Faizal, kelompok bersenjata yang beroperasi di wilayah Yahukimo diperkirakan berjumlah sekitar 200 orang dan tersebar dalam beberapa kelompok kecil. Sejak Januari 2026 hingga pekan lalu, tercatat 23 kasus kekerasan yang diduga melibatkan kelompok tersebut.

”Korban dalam rangkaian kekerasan itu adalah warga sipil, mulai dari pilot, sopir, hingga pekerja yang membantu pembangunan sekolah. Negara tidak boleh kalah oleh teror. Kami pastikan penegakan hukum dilakukan secara profesional, terukur, dan berbasis alat bukti,” tegasnya.

Terpisah, Wakil Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz Kombes Adarma Sinaga menyampaikan bahwa langkah penegakan hukum dilakukan secara terintegrasi dengan pendekatan preventif dan preemtif guna menjamin stabilitas keamanan di wilayah terdampak.

”Kami tidak hanya fokus pada pengejaran pelaku, tetapi juga memastikan masyarakat tetap merasa aman dan aktivitas penerbangan perintis bisa berjalan. Pengamanan bandara, penguatan patroli, serta koordinasi lintas satuan terus kami tingkatkan agar ruang gerak kelompok bersenjata semakin terbatas,” terang dia.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Jadwal Sidang Isbat dan Prediksi 1 Ramadhan

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama (Kemenag) Arsad Hidayat menuturkan, potensi perbedaan…

7 hours ago

Kenali Barongsai, Atraksi Ikonik di Perayaan Tahun Baru Imlek

Di balik kostum warna mencolok dan atraksi akrobatik yang memukau, tersimpan sejarah panjang serta makna…

8 hours ago

Konflik Kapiraya, 18 Unit Rumah Terbakar

"Berdasarkan hasil respon cepat di lokasi kejadian, bangunan yang terbakar meliputi Polsubsektor Kapiraya Polres Deiyai…

1 day ago

DPRP Desak Peserta PBI JK Segera Diaktifkan Kembali

"Masalah kesehatan tidak bisa ditunda karena menyangkut keselamatan nyawa. Penonaktifan PBI secara sepihak seperti ini…

1 day ago

Wali Kota: Tidak Boleh Seenaknya Tinggalkan Tempat Tugas!

Menurut Abisai, selain persoalan izin, penggunaan anggaran perjalanan dinas juga harus jelas sumber dan peruntukannya.…

1 day ago

Masyarakat Diminta Tidak Beraktifitas di Habitat Buaya

Kepala Basarnas Jayapura, Anton Sucipto berharap masyarakat untuk tidak memancing atau beraktivitas di sungai atau…

1 day ago