

Dua penjambret muda IY dan MW ketika digiring oleh polisi di halaman Mapolresta Jayapura Kota, Kamis (16/2). Keduanya berhasil diamankan usai melakukan jambret pada Rabu (15/2). (FOTO: Gamel Cepos)
JAYAPURA-Setelah aksinya terekam CCTV saat kabur usai menjambret, dua pemuda yakni IY (18) dan MW (18) sempat ramai dibicakan dalam grup-grup media sosial.
Pasalnya keduanya sempat diteriaki setelah melakukan aksi jambret di Jalan Ardipura, Distrik Jayapura Selatan.
Nah video yang ramai dibahas tersebut mempertontonkan keduanya sedang melintas dengan santai dan wajah maupun motor bisa terekam dengan baik.
Dari postingan video itu tim Sat Resmob Polresta Jayapura Kota langsung bergerak menelusuri keberadaan pelaku dan hitungan jam keduanya berhasil diringkus tanpa banyak bicara.
Kejadian penjambretan ini terjadi pada 15 Februari sekira pukul 11.00 WIT di Jl Ardipura Polimak dimana saat itu seorang wanita terlihat sedang mengejar pelaku sambil berteriak jambret. Karena gagal iapun membuat laporan polisi.
“Anggota setelah menerima video itu langsung menelusuri keberadaan pelaku dan ada yang menginformasikan bahwa keduanya sedang berada di Argapura dan tim langsung ke belakang Hotel Relat dan melakukan penangkapan,” beber Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon dalam press rilisnya di halaman Mapolresta Jayapura, Kamis (16/2).
Dari tangan keduanya, polisi menemukan 1 unit handphone Iphone, 1 unit motor dan 1 sweater hitam putih.
“Korbannya ibu hamil dan kami kembangkan ternyata selain jambret, keduanya pernah terlibat kasus curanmor juga. Video keduanya sempat viral karena terekam secara baik dan dari video itu kami lakukan penangkapan,” tutup Kapolresta. (ade/nat)
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…