Categories: BERITA UTAMA

Kuasa Hukum LE: Kami Mau Menanggapi Hal-hal yang jelas saja

JAYAPURA – Usai Lukas Enembe ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), muncul rumor yang menyebut bahwa ada aliran dana dari tersangka Gubernur Papua nonaktif itu kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau OPM.

Terkait dengan hal itu, Anggota THAGP Petrus Bala Pattayona angkat bicara. Ia menyebut, hingga kini pihaknya tidak tahu menahu dengan persoalan tersebut. Selain itu, tidak pernah ditanyakan kepada kliennya.

“Terkait Bapak Lukas Enembe menyalurkan uang ke KKB atau dikaitkan dengan Anthon Gobay yang pilot, itu diluar apa yang dituduhkan KPK sebagai gratifikasi. Yang pasti, soal aliran dana ke KKB kami tidak tahu menahu dengan persoalan itu,” tegas Petrus saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Minggu (15/1).

Petrus menegaskan, Lukas Enembe sendiri dalam pemeriksaan yang dilakukan penyidik KPK hingga kini belum ditanya soal aliran dana ke siapa saja. sehingga itu, penasehat hukum tak tahu menahu.

“Hingga kini, KPK memeriksa Lukas Enembe belum masuk ke inti persoalan. Baru sebatas pertanyaan ke biodata Bapak Lukas,  kok tiba tiba muncul penyampaian menyalurkan uang ke KKB ini kan aneh,” ucapnya.

Petrus juga menyampaikan bahwa sejauh ini belum ada pemeriksaan lanjutan dari KPK setelah dua kali pemeriksaan yang dilakukan KPK terhadap kliennya itu. Dimana pemeriksaan pertama dilakukan di kediaman Lukas Enemne di Koya pada 3 November 2022 dan pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK Kamis (12/1).

“Terkait tuduhan Lukas Enembe salurkan dana ke KKB kami tidak akan memberikan tanggapan di luar yang dituduhkan. Kami mau menaggapi hal hal yang jelas saja,” tegasnya.

Sementara itu, Terkait isteri Lukas, Yulce Wenda yang dicekal untuk bepergian ke luar negeri. Petrus menyampaikan bahwa yang bersangkutan sudah lama dilarang KPK untuk bepergian ke Luar Negeri

“Dia (Yulce-red) dilarang bukan baru sekarang, itu sudah lama sejak 7 September 2022 surat pencekalannya. Tapi kenapa baru sekarang KPK mengumumkan itu, kita juga tidak tahu motivasinya kenapa baru diumumkan,” ucapnya.

“Apakah diumumkan berbarengan dengan penangkapan Lukas Enembe agar terlihat ramai ? Kita tidak mengerti dengan KPK,” sambungnya sembari menyindir KPK. Menurut Petrus, Lukas Enembe saat ini berada di ruang tahanan KPK Gedung Merah Putih dengan kondisi masih sakit. (fia/wen)

newsportal

Recent Posts

Target Sentuh Atap Langit, Temui Masjid Megah di Tepi Danau

Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…

60 minutes ago

Hitung-hitungan Dana Otsus Harus Sampai Akhir Tahun

Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…

7 hours ago

Pengelolaan Sagu Harus Bisa Berkelanjutan

Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…

8 hours ago

Papua Lepas 840 Calon Jemaah Haji

Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…

9 hours ago

Anggaran Pembangunan Gedung KMP Diduga ‘Disunat’

“Jadi itu kan nilai proyek pembangunan fisik, sebenarnya di angka Rp 1,6 miliar anggarannya. Kenapa…

18 hours ago

Pidato Megawati Soroti Hukum Tak Adil hingga Mental Bangsa Melemah

Dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal YouTube Borobudur Hukum Channel, Megawati menyoroti kondisi penegakan hukum…

19 hours ago