Categories: BERITA UTAMA

Perburuan Satwa Dilindungi Masih Marak

Ungkap Johni berdasarkan data BKSDA Papua pada 2024, pihaknya berhasil menahan sebanyak (38) ekor satwa dilindungi tersebut dari tangan-tangan yang tidak bertanggungjawab. Namun untuk tahun ini (2025) kepala BKSDA itu tidak menyebutkan secara detail tetapi yang pasti ada.

Lebih jauh Johni mengatakan adapun kendala yang dialami pihaknya selama ini yakni kurangnya pemahaman serta kurangnya sosialisasi pihaknya terhadap hewan dilindungi kepada masyarakat luas.

“Kita tentunya perlu kerjasama dengan masyarakat adat tentunya, serta kita akan melakukan sosialisasi rutin dari hati-hati,” ujarnya.

Sebagai informasi perdagangan satwa liar dilindungi saat ini kian marak di Papua terkhusus di Kota/kabupaten Jayapura dan sekitarnya. Tak sedikit orang menjualkan hewan langka itu melalui media sosial (medsos).

Dari pengamatan Cenderawasih Pos di beberapa titik dan akun Medsos, satwa seperti Kangguru pohon, Kuskus, Rusa hingga Burung Cenderawasih yang seharusnya dilindungi, malah dijual secara daring melalui platform seperti Facebook. Adapun faktor-faktor seperti ekonomi, permintaan konsumen, dan hiburan menjadi pendorong utama perdagangan ilegal ini.

Namun disisi lain para perdagangan ini tidak hanya merugikan satwa yang dilindungi, tetapi juga mengancam keanekaragaman hayati dan ekosistem secara keseluruhan.Kepala BKSDA Papua menjelaskan, para perdagangan hewan langka dan dilindungi melanggar ketentuan Undang Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Menurutnya untuk menurunkan kasus seperti ini, BBKSDA Papua terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya perlindungan tumbuhan dan satwa liar. (jim/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Bupati Keerom Minta Distrik Bersih dan Aman jelang Puncak HUT RIBupati Keerom Minta Distrik Bersih dan Aman jelang Puncak HUT RI

Bupati Keerom Minta Distrik Bersih dan Aman jelang Puncak HUT RI

Fokus utama arahan tersebut adalah menjaga keamanan, kebersihan, serta kedisiplinan jajaran pemerintahan distrik dalam melayani…

2 days ago

Kapolres Merauke: Jangan Sampai Kejadian di Puncak Terjadi di Merauke

Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…

2 days ago

Ini Alasan Fatal Mengapa Bendera Merah Putih Haram Menyentuh Tanah!

Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…

2 days ago

Potensi Besar di Sektor Retribusi, Tapi Terbentur Kepentingan Masyarakat Adat

   Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…

2 days ago

Meriahkan HUT RI, Joged Veronika dan Yospan Asaibori di Mandala

  Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…

2 days ago

Gebyar Pajak 2026, Cara Pemprov Papua Dorong Warga Taat Bayar Pajak

  Gebyar Pajak 2026 yang digelar di halaman Kantor Bapenda Papua, Kamis, 13 Agustus 2026,…

2 days ago