

JAYAPURA-Partai Demokrat kembali mengusai DPRD Mamberamo Tengah dengan perolehan kursi terbanyak Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif 2019.
Raihan kursi partai berlambang bintang mercy itu, berdasarkan keputusan KPU Mamberamo Tengah nomor 75/HK.03.2-Kpt/9121/KPU-Kab/VIII/2019 tentang penetapan perolehan kursi partai politik peserta Pemilu anggota DPRD Mamberamo Tengah yang dibacakan Sekretaris KPU Atias Karoba,SH dalam rapat Pleno Terbuka Penetapan Perolehan Kursi Dan Calon Terpilih Anggota DPRD Mamberamo Tengah Pemilihan Umum Tahun 2019 di Hotel Horison Jayapura, Rabu (14/8) kemarin.
Partai Demokrat sendiri meraih 6 kursi, disusul Partai NasDem dengan 4 kursi. Partai Gerindra, PDI Perjuangan dan Perindo masing-masing 2 kursi. Sedang Partai PKS, Golkar, Berkarya dan Garuda meraih 1 kursi.
Sukses Partai Demokrat kali tersebut, mengulangi apa yang mereka dapat pada Pemilu legislatif lima tahun sebelumnya. Dimana saat iitu mereka berhasil meraih 11 kursi.
Rapat Pleno Terbuka Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih Anggota DPRD Mamberamo Tengah Pemilihan Umum Tahun 2019 dihadiri tiga komisioner yakni, Engel Pagawak sebagai ketua, Muhamad Nur Alam dan Simon Yigibalom.
Selain menetapkan perolehan kursi, rapat pleno ini juga calon terpilih DPRD Mamberamo Tengah tahun 2019 dari Daerah Pemilihan Mamberamo Tengah 1 yaitu Teo L.Y Baminggen dan Lefran Dabi (Demokrat), Barend Sibak (Gerindra), Otho Pugumis (PDI Perjuangan), Huluk Soklayo (Golkar), Yos Istele (Berkarya), Israel Ust (Perindo).
Daerah Pemilihan Mamberamo Tengah 2 yakni Doris Gombo, Piter Togodly, Semani Karoba (Nasdem), Pagawak Husein (Gerindra), Leonar Doga (PDI Perjuangan), Agu Gombo (Perindo) dan Anis Doga (Demokrat)
Sementara Daerah Pemilihan Mamberamo Tengah 3 yaitu Hengky Dani Yikwa, Marmin Yikwa, Mina Yikwa (Demokrat), Otina Wanimbo (Nasdem), Yusius Yikwa (Garuda), dan Julius Tabuni (PKS).
Ketua KPU Mamberamo Tengah, Engel Pagawak mengaku bersyukur kepada Tuhan karena lembaga penyelenggara pemilu ini mampu melaksanakan rapat pleno terbuka penetapan perolehan kursi partai politik dan caleg terpilih yang akan duduk di DPRD.
“Ya, kami bersyukur karena proses pleno ini berjalan dengan baik, karena setiap partai politik dan caleg yang lolos bisa menerima dengan baik, sekalipun dalam rapat pleno ini ada beberapa caleg yang merasa tidak puas atas hasil pileg,” ujarnya dalam rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Rabu (14/8).
Menurutnya, penyampaian ketidakpuasan dalam rapat pleno tadi merupakan hal yang biasa, walau begitu pada akhirnya mereka bisa menerima apa yang diputuskan KPU sebagai penyelenggara pemilu legislatif.
Dia menjelaskan, setelah rapat pleno ini, maka langkah yang selanjutnya dilakukan adalah akan menunggu petunjuk dari KPU Pusat untuk proses pelantikan anggota DPRD terpilih sebab berita acara sudah diserahkan kepada Bawaslu dan salinannya diserahkan kepada KPU Provinsi Papua dan KPU RI.
“Setelah proses ini, maka kami tinggal menunggu jadwal berikut untuk pelantikan, soal waktunya kami juga masih menunggu,”ucapnya.
”Soal rapat pleno terbuka digelar di Jayapura, bukan di Kobakman, ibu kota Mamberamo Tengah, disebabkan lebih pada jadwal yang sudah sangat mepet sehingga tidak mungkin lagi dilaksanakan di Kobakma,” tambahnya. (nat)
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…