Categories: BERITA UTAMA

Delapan Orang Jadi Tersangka

*Kasus Bentrok Warga di Distrik Piramid

WAMENA-Polres Jayawijaya telah menetapkan 8 orang tersangka dalam kasus bentrokan dua kelompok warga yang terjadi di Distrik Piramid, Kabupaten Jayawijaya, Jumat 10/7) lalu.

Delapan tersangka kasus bentrok yang menewaskan seorang tokoh agama Pdt Kin Tabuni ini, 4 orang dari keluarga Komba dan 4 lainnya dari keluarga Tabuni.

Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen bersama Dandim Dandim 1702/Jayawijaya, Letkol Inf. Candra Dianto, SH., saat berada di rumah duka usai mengantar jenazah Pdt Kin Tabuni korban bentrok di Kampung Algonik, Distrik Piramid, Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (11/7) lalu. Delapan orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus bentrok yang menewaskan seorang tokoh agama ini. (FOTO: Denny/Cepos)

Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen mengatakan, sebelumnya tokoh masyarakat telah menyerahkan 3 orang terduga pelaku ke Mapolres Jayawijaya untuk menjalani pemeriksaan. 

Hasil pemeriksaan terhadap 3 terdua pelaku ini, dikembangkan oleh penyidik hingga akhirnya memunculkan sejumlah nama yang diduga terlibat bentrok dari masing-masing kelompok. 

“Awalnya tiga orang diserahkan dan kami langsung melakukan pemeriksaan. Setelah didalami, terduga pelaku menjadi 8 orang dan telah ditetapkan sebagai tersangka,” ungkap Rumaropen kepada Cenderawasih Pos, Selasa (14/7). 

Menurut Rumaropen, tidak tertutup kemungkinan masih ada pelaku lain dalam kasus bentrok ini. “Kami sudah sampaikan di depan masyarakat agar kasus ini diserahkan kepada Kepolisian untuk diproses. Dukungan masyarakat juga perlu untuk diambil keterangannya agar kasus ini cepat selesai,” tutupnya.

Secara terpisah Kasat Reskrim Polres Jayawijaya, AKP. Suheriadi menjelaskan bahwa dari hasil gelar perkara, empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka dari lima pelaku kasus bentrokan dua kelompok di Distrik Piramid.

Keempat tersangka menurut Suheriadi memiliki peran yang berbeda-beda dan satu lainnya masih didalami. “Ada 2 orang dari 4 tersangka ini terlibat dalam pembunuhan  Pdt. Kin Tabuni. Namun yang jadi masalah meskipun telah ditetapkan sebagai tersangka, di sisi lain mereka juga korban. Mereka juga mendapat tindakan kekerasan dari Keluarga Tabuni,”jelasnya kepada Cenderawasih pos via selulernya. 

Dalam aksi bentrok tersebut, kedua kelompok menurut Suheriadi saling serang. Sehingga para pelaku juga terkena sabetan benda tajam. Untuk itu, dari pihak keluarga Komba telah diamankan 5 orang. 

“Namun dari hasil gelar perkara dan pemeriksaan saksi-saksi, kita mendapatkan lagi pelaku baru. Ada 4 nama dari keluarga tabuni yang juga sudah ditetapkan sebagai tersangka. Keempatnya belum diserahkan  dan kami masih mengimbau kepada tokoh adat atau keluarganya untuk segera diserahkan agar masalah ini selesai,” tambahnya. (jo/nat)

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

5 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

6 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

7 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

8 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

9 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

10 hours ago