Categories: BERITA UTAMA

Program MBG Mandek , Para Pelajar Diimbau Bawa Bekal

JAYAPURA – Proses penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Distrik Heram, Kota Jayapura diberhentikan sementara oleh pihak  Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).  Ini karena pihak penyelenggara berencana melakukan evaluasi terlebih dahulu.

Hal itu diungkapkan oleh seorang guru disalah satu sekolah di Abepura, Padang Bulan. Kepada Cenderawasih Pos guru tersebut mengatakan bahwa terhitung mulai, 30 April 2025 hingga saat ini, Kamis (15/5) pelaksanaan penyaluran MBG diberhentikan sementara, hingga waktu yang tidak ditentukan oleh pihak terkait.

“Jadi waktu kita tanya, mereka bilang (SPPG) menyampaikan untuk sementara kita stop dulu karena dalam evaluasi untuk persiapan berikutnya. Untuk selanjutnya kita hubungi lagi,” kata salah satu guru yang enggan menyebut namanya.

Lebih lanjut, dikatakan hingga saat ini, pihak MBG belum ada konfirmasi terkait dengan kelanjutan dari program tersebut akan kembali diterapkan  atau seperti apa.

Ia mengaku, terakhir penyaluran MBG disekolah itu pada, 30 April 2025 setelah itu langsung di-stop dengan alasan dilakukan evaluasi sementara, namun kenyataannya hingga saat ini belum juga dilaksanakan.

“Janji pertama kemarin mulai didistribusikan kembali pada, 5 Mei (2025) tetapi kenyataannya tidak, mereka kembali menghubungi menyampaikan akan berkabar jika mau dilakukan pnedistribusi,” tambah guru itu.

Tak hanya itu, sekolah tersebut juga diketahui sementara menyiapkan berbagai usulan untuk menjadi bahan evaluasi bagi pihak penyedia makan gizi tersebut. Usulan tersebut disampaikan karena pada hari pertama penyaluran MBG tersebut disekolah itu dilengkapi dengan susu dan makanan cukup enak sehingga daya tarik siswa terhadap MBG pada saat itu tinggi.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Harusnya Kerja MRP Dipublis dan Lebih Transparan

Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…

4 days ago

Dua Kapal Nelayan Indonesia Dibakar Tentara PNG

Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…

4 days ago

Setelah Botak, Kini Aibon

Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…

4 days ago

Rahasia Tasbih Alam: Mengapa Manusia Tak Mampu Mendengarnya?

Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…

5 days ago

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…

5 days ago

Ratusan Nelayan Ditangkap Otoritas PNG dan Australia Merupakan Urusan Pusat

Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…

5 days ago