

JAYAPURA-Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali terpukau dengan kemegahan Stadion Papua Bangkit. Menpora mengatakan, akan memasukan Stadion berkapasitas 40 ribu penonton itu sebagai venue pertandingan Tim Nasional Indonesia dalam ajang kompetisi resmi.
“Jika ada event internasional pasti kita akan menawarkan Stadion Papua Bangkit. Namun untuk Piala Dunia U-21 tahun 2021 tidak mungkin karena kita sudah siapkan stadionnya,” ungkap Menpora kepada awak media saat ditemui di Stadion Papua Bangkit, Kamis (13/2).
“Tapi untuk kegiatan lain ada pertandingan klub-klub internasional kita akan tawarkan untuk bisa dilakukan di Stadion Papua Bangkit,” sambungnya.
Pria berusia 57 tahun itu membeberkan bahwa untuk ajang tim nasional, Kemenpora bersama PSSI tidak akan menemui kesulitan untuk bisa menggelar pertandingan di stadion yang akan menjadi opening seremoni dan closing seremoni Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020.
Hanya saja menurut Menpora, untuk mendatang klub-klub Eropa dan Amerika Latin butuh proses yang cukup rumit. “Kalau Timnas lebih mudah kita datangkan ke sini. Tapi kalau tim Eropa dan Amerika Latin tentu prosedurnya panjang. Tapi kalau Timnas saya akan bicara dengan Ketum PSSI dan pelatih untuk mencoba lapangan di Stadion Papua Bangkit,” ujar Menpora.
Menpora juga berharap, dengan hadirnya Stadion Papua Bangkit yang merupakan stadion kedua termegah di tanah air, akan lahir atlet-atlet handal dari bumi Cendrawasih untuk tanah Papua dan Indonesia.
“Pasca PON, Pemprov Papua harus memikirkan bagaimana bisa melaksanakan event-event nasional, bahkan internasional. Sehingga dengan adanya venue di Papua yang begitu mewah dapat menciptakan atlet-atlet yang berprestasi,” tandasnya.
Diketahui Stadion Papua Bangkit menjadi salah satu nominasi stadion terbaik versi StadiumDB. Stadion Papua Bangkit bersaing dengan 21 Stadion yang berhasil dibangun di tahun 2019.(eri/nat)
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…