Ia juga menyampaikan adanya dugaan tindakan kekerasan saat pembubaran. Namun, pernyataan tersebut Ia menambahkan, pihaknya telah mendatangi Polres Jayapura untuk menyampaikan klarifikasi terkait rencana aksi tersebut. KNPB, kata dia, tetap menginginkan pelaksanaan aksi berlangsung aman dan tertib.
Zadrak juga mengimbau masyarakat yang mengikuti aksi agar tidak membawa senjata tajam maupun benda berbahaya. Ia meminta peserta tidak mengonsumsi minuman beralkohol sebelum maupun selama mengikuti aksi. “Kami berharap masyarakat tidak terprovokasi dan tidak memanfaatkan kericuhan yang terjadi. Jika aksi dilaksanakan, kami ingin semuanya berjalan damai dan bermartabat,” katanya.
Sementara itu, terkait pembubaran kegiatan pembagian selebaran di Pos 7, keterangan dari pihak kepolisian masih diperlukan untuk menjelaskan alasan dan kronologi tindakan pengamanan tersebut secara utuh. Dengan adanya rencana aksi pada 15 Agustus, masyarakat diharapkan tetap menjaga ketenangan, tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, serta mengutamakan keselamatan dan ketertiban bersama.(dil/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Kepala Puskesmas Rimba Jaya, Iriani Winoto, mengatakan keputusan untuk belum kembali ke gedung utama puskesmas…
Para anggota Paskibraka yang dipercaya mengemban tugas mengibarkan bendera Merah Putih pada upacara 17…
Polsek Kuala Kencana memastikan tidak ada insiden penembakan di kawasan Alun-Alun Kuala Kencana, Kabupaten Mimika,…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menjelaskan persoalan kewenangan pengelolaan SMA dan SMK yang berkaitan dengan…
Sekretaris Daerah Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, mengatakan pemerintah provinsi tetap berupaya memastikan program-program prioritas
Musim mangga golek mulai terasa di Pasar Pharaa Sentani. Dalam tiga pekan terakhir, pasokan mangga…