“Dari 18 kasus itu, sebanyak 11 kasus kekerasan terhadap perempuan dewasa, tuju (7) kasus kekerasan terhadap anak dua (2) diantaranya kekerasan seksual,” ungkapnya.
Meski demikian LP3A Papua terus berupaya untuk meminimalisir terjadinya tindakan kekerasan yang terjadi terhadap perempuan Papua. Melalui pemberdayaan, pendampingan korban, kampanye publik, serta advokasi kebijakan.
“Kasus kekerasan, terutama KDRT dan seksual, masih menjadi isu serius di Papua saat ini,” pungkasnya. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait di Jayapura, Selasa, mengatakan ASN tidak boleh hanya hadir…
“Energi bukan sekadar soal pembangkit, jaringan dan investasi. Energi adalah kebutuhan dasar untuk menerangi…
Menurut Rustan, kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah secara sukarela saat ini mulai menunjukkan perkembangan…
Abisai mengajak seluruh masyarakat di tiga kampung Skouw untuk menjadikan perjalanan 112 tahun Injil…
Dalam sambutannya, Nyoman Sri Antari mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah konkret Pemkot Jayapura bersama…