Categories: BERITA UTAMA

Pendidikan dan Makan Gratis Sama-sama Penting

Kata Jhon, BGN perlu melakukan sosialiasi kepada Pemda, Yayasan dan Sekokah, BGN bersama Pemda perlu merumuskan Juknis bersama mengingat situasi di daerah di papua berbeda beda, ada daerah yang konflik, ada yang aman, ada daerah yang bisa diakses transportasi, ada yang sulit, ada anak dengan pendapatan orang tua yang baik, ada anak yang pendapatan kurang baik, tentu ini penanganannya berbeda beda.

Lalu dikatakan sumber pangan harus berasal dari pangan lokal. “Terdapat juga program 1000HK atau sekarang di sebut SARASEHAN oleh Pemda Tolikara di  Kabupaten Tolikara dan program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) oleh UNIPA di Maybrat yang juga dapat diadopsi,” bebernya.

Program MBG, bilà berjalan di Tanah Papua, pastikan semua guru berada di semua tempat tugas, baik di pesisir pantai, daerah dataran rendah maupun pegunungan, untuk itu Program MBG perlu melibatkan pemda, yayasan pendidikan, sekolah dàn masyarakat.

Program MBG juga diharapkan dapat menjadi sarana memotivasi anak anak yang tidak ke sekolah yang menurut data UNIPA sangat fantastis. Dengan ini anak usia sekolah dapat datang ke sekolah dan dampaknya menekan angka anak putus kuliah. 

Namun disarankan untuk Pendidikan gratis, tiap Pemda harus bisa menghitung berapa jumlah Dana Pendidikan dari Dana Otsus dan Dana BOS tiap sekolah sesuai Data Dapodik sehingga bisa dipastikan apakah pendidikan gratis bisa berjalan atau belum cukup.

Bila dana belum cukup,namun disepakati bahwa pendidikan gratis dan makan gratis keduanya berjalan, maka pemda dapat mengajukan kekurangan dana kepada pemerintah pusat. Salahsatu masalah juga adalah kondisi geografis dan ketersediaan sarana transportasi udara, darat dan air juga harus bisa dipastikan dengan skema subsidi atau penyediaan sarana transportasi, agar guru dapat sampai ke tempat tugasnya agar KBM dapat berjalan.

“Guru semua harus berada di tempat tugas dan makan gratis bs diurus pemda, yayasan sekolah, maka pendidikan gratis pun akan berjalan baik,kalo guru tidak ada di tempat tugas, seperti yang kadang terjadi tentu akan sulit terwujud,” imbuhnya

Selain itu kata John  daerah konflik juga harus clear tidàk ada bunyi letupan senjata lagi sehingga dengan sendirinya program ini akan berjalan. Bagi Jhon Pendidikan Gratis dan Makan Gratis sama sama penting. “Tinggal agaimana sistem pengelolaan saja agar tak terjadi kerancuan,” sarannya. (*)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Faktor Ekonomi dan Judi Online Membuat Banyak Pernikahan Pasangan Muda KandasFaktor Ekonomi dan Judi Online Membuat Banyak Pernikahan Pasangan Muda Kandas

Faktor Ekonomi dan Judi Online Membuat Banyak Pernikahan Pasangan Muda Kandas

Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang…

24 hours ago

Polisi Selidiki Pembacokan Sekuriti oleh OTK

Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…

1 day ago

Mayoritas Pelaku 3C Masih di Bawah Umur

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…

1 day ago

Fasilitas Terbatas Hambat Pelayanan Puskesmas Tapormai

elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…

1 day ago

Kementan Dukung Pengembangan Lahan Pangan di Kota Jayapura

Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan dan pengembangan lahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan…

1 day ago

Daya Tampung SMAN 1 Sentani Terbatas!

Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Kelasina Yanggroseray, meminta para orang tua siswa memahami keterbatasan daya…

1 day ago