Categories: BERITA UTAMA

Kualitas Segel Pemilu 2019 Dikeluhkan

SEGEL PEMILU: Sekretaris KPU Nduga, Bliher Simanjuntak saat memperlihatkan segel Pemilu 2019 yang kurang bagus dan mudah sobek, sehingga tidak bisa digunakan.( FOTO : Denny/Cepos )

Di Pegunungan Ditemukan Segel yang Tak Bisa Digunakan

WAMENA-Kualitas segel Pemilu 2019 yang akan digunakan pada Pemilu Legislatif (Pileg) serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden pada tanggal 17 April mendatang dipertanyakan kualitasnya. Pasalnya di wilayah pegunungan tengah Papua, ditemukan segel Pemilu yang mudah sobek serta rusak saat dilepas dan ditempelkan, sehingga tidak dapat digunakan.

Kualitas segel Pemilu yang kurang bagus tersebut tidak hanya ditemukan oleh KPU Nduga, namun KPU Jayawijaya dan KPU Yalimo juga menemukan segel Pemilu dengan kualitas yang kurang bagus. 

Sekretaris KPU Nduga, Bliher Simanjuntak mengakui untuk masalah logistik surat suara yang akan digunakan pada Pemilu Serentak 2019 di Kabupaten Nduga sudah selesai dilipat. Dimana saat ini pihaknya sedang melakukan penyortiran untuk 5 distrik. 

Namun sayangnya, pihaknya menemukan stiker atau segel Pemilu yang rusak dan tidak dapat digunakan. “Stiker atau segel ini tidak bisa digunakan sehingga memang harus ditarik oleh KPU Provinsi Papua maupun KPU RI untuk diganti. Masalahnya ini rentan sekali, karena tidak bisa ditempelkan,” ungkap Simanjuntak saat ditemui di Sekretariat KPU nduga di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Selasa (12/3). 

Segel Pemilu yang kualitasnya jelek ini menurut Simanjuntak dikhawatirkan bisa menjadi celah atau ruang terjadinya konflik. Bahkan lebih parah lagi, KPU bisa dituding atau dicurigai apabila terjadi kerusakan pada segel Pemilu. Oleh sebab itu, pihaknya sudah menyampaikan ke KPU Papua terkait segel Pemilu yang kualitasnya kurang bagus tersebut. 

“Kami sudah mendapat informasi jika semua stiker atau segel yang ada di KPU kabupaten dan kota di Papua akan ditarik dan diganti,” tuturnya. 

Kondisi yang sama juga ditemukan di KPU Jayawijaya. Dimana segel Pemilu yang sudah diterima, sulit untuk dilepas dan bahkan sangat mudah sobek. 

Sekretaris KPU Jayawijaya, Joy Bukorsyom juga mengakui menemukan segel Pemilu yang sangat rapuh sehingga tidak bisa digunakan. “Memang kita sudah mulai melakukan pelipatan surat suara. Namun saat dilakukan pengecekan, kami temukan segel yang tidak bisa digunakan karena sangat rapuh. Ini beda dengan Pemilu sebelumnya,” ungkap Joy Bukorsyom saat ditemui di ruang kerjanya.

Kualitas segel Pemilu yang kurang baik juga ditemukan KPU Yalimo. Daud salah seorang Staf KPU Yalimo yang dihubungi Cenderawasih Pos mengatakan, segel Pemilu 2019 yang diterima KPU Yalimo sebenarnya bisa ditempelkan. Namun sayangnya, segel tersebut sangat rapuh dan mudah sobek jika dilepas. “Kemungkinan persoalan ini sama dengan KPU lain di wilayah pegunungan tengah Papua. Karena memang satu percetakan,” pungkasnya. (jo/nat)

newsportal

Recent Posts

BTM Soroti Fair Play, Desak Evaluasi Wasit dan VAR di Liga 2

Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…

1 day ago

Sayangkan Aksi Demo yang Berdampak Libur Sekolah

ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…

1 day ago

Wamenkes: 90 Persen Kasus Malaria Nasional Berasal dari Papua

Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…

1 day ago

Pemkot Pastikan Penyaluran Bantuan Pangan Tepat Sasaran

Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…

1 day ago

Tanah Diselesaikan Sesuai Prosedur, Bupati Mohon Sekolah Jangan Dipalang

Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…

1 day ago

Provinsi Papua Pegunungan Dapat Porsi Dana Otsus Paling Kecil

"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…

1 day ago