Categories: BERITA UTAMA

Dua Anggota TNI Kembali Tertembak di Nduga

JAYAPURA-Dua anggota TNI dari personel Yonif RK 751/VJS mengalami luka tembak dalam kontak tembak antara TNI dan kelompok separatis bersenjata di Mapenduma, Kabupaten Nduga, Selasa (13/7) sekira pukul 11.20 WIT.

Dandim 1715/Yahukimo Letkol Inf. Christian FR Ireeuw menyampaikan, pelaku penembakan diduga dari kelompok Eginus Kogoya. Adapun dua anggota personil Yonif RK 751/VJS yang terkena rekoset dari tembakan KTSP yakni Lettu Inf Sukma Panunjang di bagian kepala, perut dan kaki serta Praka Abdul Hamid luka tembak di bagian pinggul sebelah kiri.

“Kelompok yang ada di Nduga sudah pasti kelompok EK. Motifnya jelas mereka menujukan kemampuan mereka untuk menggangu TNI-Polri dengan persenjataan mereka yang sama dengan TNI-Polri,” ungkap Dandim Christian Ireeuw saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Selasa (13/7).

Dandim menerangkan, pada pukul 11.20 WIT Pos Satgas Pamrahwan dari Yonif RK 751/VJS secara tiba-tiba diserang kelompok seperatis teroris  di Distrik Mapenduma. Tembakan ke arah Pos Yonif RK 751/VJS ini langsung dibalas oleh anggota Yonif RK 751/VJS ke arah sumber gangguan tembakan yang dilakukan oleh kelompok seperatis teroris.

Kontak tembak ini menurut Dandim Christian Ireeuw berlangsung kurang lebih 60 menit. Dalam kontak tembak tersebut, dua personel dilaporkan mengalami luka tembak yaitu Lettu Inf Sukma Panunjang dan Praka Abdul Hamid. “Kedua anggota tersebut dalam kondisi sadar,” jelasnya. 

Pukul 12.30 WIT, personel di Pos Yonif RK 751/VJS bertahan dikedudukan semula untuk menunggu evakuasi dan melaksanakan pertolongan pertama terhadap dua personel yang mengalami luka tembak. “Kedua personel langsung dievakuasi dari Mapenduma menuju Timika menggunakan helikopter bell milik TNI AU,” tambahnya. 

Sementara untuk situasi Nduga, Dandim Christian Ireeuw menyebutkan, situasi di Nduga pasca kontak tembak tersebut, masih kondusif.

Sebelumnya, tiga anggota TNI dari Satgas Yonif 310/KK ditembak Gerakan Separatis Bersenjata (GSB) saat kontak tembak di Kampung Yal, Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Selasa (6/7) lalu.

Adapun tiga anggota yang terluka yakni Praka Sigit dengan luka tembak di bagian punggung terkena tembakan dari arah samping kiri tembus ke kanan punggung. Kemudian  Pratu Mazmur terkena pada kepala terserempet helm tembus dari samping kiri ke kanan dan Prada Rudi terkena rekoset pada bibir bagian atas. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

10 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

18 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

19 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

21 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

22 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

23 hours ago