Categories: BERITA UTAMA

Kapolresta Sebut Rencana Demo Tak Sesuai Undang-Undang

*Difasilitasi Audiens dengan Kapolda Papua

JAYAPURA-Rencana demo damai yang akan dilakukan oleh masyarakat yang tergabung dalam Forum Peduli RHP Papua yang akan digelar, Senin (13/6) hari ini, mendapat respon dari Kapolresta Jayapura Kota, AKBP. Dr. Victor D. Mackbon, SH., SIK., MH., M.Si.

Menurut Kapolresta Victor Mackbon, rencana demo damai dengan agenda menyampaikan aspirasi ke Polda Papua yang akan dilakukan Forum Peduli RHP Papua, tidak sesuai dengan aturan undang-undang yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKR).

Kapolresta menjelaskan bahwa dalam selebaran yang tersebar, penanggung jawab menyatakan akan akan melumpuhkan Kota Jayapura sehingga hal tersebut dianggap sebagai sebuah ajakan yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat, sehingga tidak dibenarkan dan tidak diizinkan pihak keamanan dari Polresta Jayapura Kota.

“Aksi tersebut tidak akan kami izinkan, karena tidak sesuai dengan aturan perundang-undangan. Namun kami akan memfasilitasi untuk dipertemukan dengan pimpinan di Polda Papu dalam hal ini Kapolda Papua,” ungkap Kapolresta dalam rilisnya yang diterima Cenderawasih Pos, Minggu (12/6).

Lebih lanjut kata Kapolresta, pihaknya sudah berkoordinasi dengan penanggung jawab aksi dan sudah disepakati bahwa akan ada audiensi yang difasilitasi oleh Kapolresta Jayapura Kota, karena hal tersebut merupakan tujuan mereka.

“Penanggung jawab mau menerima saran kami untuk membicarakan kasus terkait Penguasaan Hukum RHP secara audiensi dengan Kapolda. Mereka juga kooperatif dengan pihak Polresta Jayapura Kota,” imbuhnya.

Untuk itu, aksi yang digelar hari ini disebutkan bukan aksi turun ke jalan untuk melumpuhkan Kota Jayapura seperti yang tersirat dalam selebaran yang beredar.

Kapolresta Victor Mackbon juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi dengan ajakan-ajakan ataupun hasutan yang bertujuan untuk mengganggu kelancaran Kamtibmas di Kota Jayapura.

“Selain itu masyarakat pun tidak perlu cemas atau khawatir karena kami dari pihak keamanan sudah menangani hal tersebut dan dapat memastikan bahwa besok aktivitas masyarakat dapat berjalan normal seperti biasanya,” tutup Mackbon. (ade/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KOTA

Recent Posts

Penyelundupan Vanili dan Pakaian Bekas Senilai Rp1,5 Miliar Digagalkan

"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan vanili kualitas super asal PNG sebanyak tujuh koli dengan total…

44 minutes ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

2 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

3 hours ago

Korban Hanyut Kali Uwe Capai 23 Orang yang Ditemukan

Upaya pencarian terhadap korban yang hanyut di Kali Uwe beberapa waktu lalu belum usai. Di…

4 hours ago

Utamakan Kelompok Rentan, Berikan Trauma Healing Bagi Anak-anak

Menyikapi krisis kemanusiaan ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat mengambil peran ganda tidak hanya…

5 hours ago

Didemo Ratusan Jemaat, Pembangunan Dermaga Satrol Dihentikan

Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian rencana pembangunan Dermaga…

6 hours ago