

Situasi rumah kost yang terbakar di Jalan Youmakhe Sentani, Kamis (12/1), malam. (FOTO:Robert Mboik Cepos)
SENTANI- Sebanyak sembilan petak rumah kost di Jalan Youmakhe Sentani, ludes terbakar api, Kamis (12/1), malam.
Mama Ipang, salah satu warga yang ada dilokasi kejadian mengungkapkan api tiba-tiba muncul dan membesar dari salah satu rumah kost yang ada dibagian ujung timur dari deretan kost tersebut.
“Disitu ada warung juga, mereka jual bensin juga,” kata Mama Ipang kepada media ini dilokasi kejadian.
Dia mengaku tidak mengetahui pasti asal muasal api hingga menghanguskan sembilan petak rumah kost tersebut.
“Asal apinya saya tidak tahu, tapi lihat saat sudah besar,” imbuhnya.
Sementara itu, Rian, salah satu saksi mata menyebut, api itu diduga berasal dari ledakan kompor gas penghuni rumah kost tersebut. Awalnya dari kompor gas yang dipakai untuk menggoreng gorengan, kemudian keluar asap yang diduga gas bocor disertai dengan nyala api. Tidak berlangsung lama api kemudian merambat ke tempat penyimpanan pertalite.
“Setelah muncul api ledakan kompor gas kemudian merambat ke pertalite,” ujarnya.
Dari situlah api membesar dan langsung merambat keseluruh bagian lain dari rumah kost itu. Seluruh penghuni kost tersebut tidak sempat menyelamatkan barang-barang milik mereka. Bahkan, pemilik warung tempat api itu berasal turut menjadi korban terbakar api disejumlah bagian tubuhnya.
“Istrinya tadi terbakar, muka dan bagian badan lainya. Pokoknya dia terbakar, mungkin berusaha padamkan api, tadi sudah dilarikan kerumah sakit,” imbuhnya.
Sesaat setelah kejadian itu, satu unit mobil warer canon milik polres Jayapura langsung memadamkan api dan berhasil dipadamkan. (roy).
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…