

MAKANAN TAMBAHAN - Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Jayapura, Matheys Sibi ketika memberikan makanan tambahan berbahan dasar ikan kepada salah satu balita di Posyandu Mahikay, Dok VIII Pantai, Jumat (11/8). (Gamel Cepos)
JAYAPURA – Hasil sosialisasi Gerakan Masyarakat Makan Ikan (Gemarikan) dan pemberian makanan tambahan berbahan dasar ikan yang dilakukan Dinas Perikanan Kelautan Kota Jayapura di Posyandu Mahikay, Dok VIII Jayapura mensinyalir adanya balita berjumlah 5 orang yang memiliki tanda – tanda stunting.
Dinas Perikanan sendiri tengah melakukan road show untuk mensosialisasikan agar masyarakat bisa menjadikan ikan sebagai menu utama makanan harian sehingga dengan sendirinya bisa mengeliminir potensi terjadinya stunting.
Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura, Matheys Sibi menyampaikan bahwa kecukupan gizi di dalam keluarga terutama untuk ibu hamil dan menyusui harus bisa dipastikan sejak 1000 hari pertama kelahiran.
Ini dikatakan penting sebab setiap orang tua patut menyiapkan generasi yang ketika besar nanti bisa bersaing dan menjadi kebanggaan. “Jangan melahirkan dan dibiarkan tumbuh begitu saja. Ada tanggungjawab lain yang harus disiapkan terutama pada 1000 hari kelahiran. Jika tumbuh dengan gizi dan asupan yang cukup maka peluang jadi harapan itu ada jadi jangan hanya melahirkan saja,” beber Matheys.
Dinas sendiri terus mencoba berkampanye agar ikan bisa menjadi menu utama untuk anak – anak. “Kalau melihat data dari dinas ternyata angka stunting di Jayapura masih cukup tinggi. Dan saya dengar ada 5 balita yang mengalami. Yang jelas ini menjadi tanggungjawab semua termasuk kami di Dinas Perikanan tapi tidak bisa kami sendiri juga,” tambahnya.
Sementara Kades Posyandu Bali Balita Mahikay, Yetha Waromi menyampaikan bahwa saat ini diakui ada 5 balita yang mengalami stunting namun yang mendapat Pemberian Makanan Tambahan untuk anak stunting dari pemberdayaan perempuan hanya diberi kepada 2 anak.
“Kami mencurigai 5 orang ini suspect dan memang perlu penanganan serius,” jelas Yetha. Sementara terjadinya stunting ini kata Yetha tak lepas dari kondisi ekonomi masyarakat. “Banyak yang ekonominya di bawah jadi memang ekonomi faktor utama untuk pemenuhan gizi,” tutupnya. (ade/wen)
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…
Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…
Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…
Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…
Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…