Pertanda buruk bisa saja orang tersebut sakit, atau mimpi buruk dan sebagainya, mungkin karena alasan demikian yang membuat situs ini kerap kali dibiarkan masyarakat dan kesannya seperti tidak terurus. Meski telah dibangunkan sebuah pagar dan beratapkan seng, tetapi fosil ini dipenuhi dengan rumput dan dedaunan kering.
“Kami berharap kepada masyarakat khususnya anak-anak muda mari bersama-sama kita menjaga warisan budaya kita, dan bagi pemerintah agar bisa memperhatikan aset budaya, dikelolah dengan baik, agar dapat menjadi potensi wisata bagi Provinsi Papua, ” pungkasnya. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Dalam Amanatnya Bupati Willem Wandik menegaskan, bahwa hari Lahir Pancasila tidak boleh kita pahami hanya…
Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya kerja sama, koordinasi, dan komitmen seluruh panitia agar setiap tahapan…
Adalah Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra, SH.,MM yang didaulat membuka agenda tahunan itu mewakili…
Korban mengembuskan napas terakhir di ruang ICU RSUD Biak pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 04.06…
Di atas kapal megah milik PT Pelni ini, ada 2 ribu penumpang yang ikut berlayar.…
Di balik performanya yang energetik, Paulus memiliki segudang pengalaman tempur dan rekam jejak yang tidak…