Chrispo Simanjuntak mengaku, ada ratusan dokumen yang dimasukan dalam beberapa boks dan tumpakan yang disita yang semuanya adalah dokumen pencairan, kontrak dan pertanggungjawaban yang semuanya diamankan. ‘’Tadi kita focus pada Rektorat di bagian keuangan, bendahara dan juga lab-lab. Mengapa kita focus ke situ, karena apakah sesuai dengan kontrak, sesuai speak dan volume tidak,’’ katanya.
Kendati sudah ditingkatkan dari penyelidikan penyidikan, namun Chrispo Simanjuntak mengaku belum ada penetapan tersangka. Kendati demikian, saksi yang telah diperiksa dalam kasus ini sekitar 50 orang. Termasuk mantan Rektor Unmus Merauke. Chrispo Simanjuntak menjelaskan, kasus yang telah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan initerkait dsengan revitalisasi penguruan tinggi tahun 2024 dimana Universitas Negeri Musamus Merauke mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 43 miliar.
‘’Untuk besaran kerugian masih dalam perhitungan dan siapa saja yang akan mengarah pada tersangka akan ditentukan nanti dari penyidikan yang sedang kita lakukan ini,’’ tandasnya. (ulo/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang…
Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…
elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…
Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan dan pengembangan lahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan…
Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Kelasina Yanggroseray, meminta para orang tua siswa memahami keterbatasan daya…