Categories: BERITA UTAMA

Terlalu Dini Menyimpulkan Kebijakan Relaksasi

dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K) ( FOTO: gratianus silas/cepos)

JAYAPURA- Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K)., menyebutkan bahwa terlalu dini untuk menilai atau menyimpulkan penerapan kebijakan relaksasi pada Pembatasan Sosial yang Diperluas dan Diperketat (PSDD).

“Relaksasi akan kita evaluasi dalam 14 hari sejak diterapkan. Jadi, tidak bisa dengan cepat menyimpulkan perihal relaksasi dalam PSDD yang diterapkan. Saat ini terlalu dini untuk menyimpulkan penerapan relaksasi,” jelas Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K)., Rabu (10/6) kemarin.

Kata dr. Sumule, setelah 14 hari sejak diterapkan, barulah dievaluasi, baik dari sisi peningkatan atau penurunan kasus. “Saya yakin, pimpinan kita pun melihat dan mengevaluasi ulang bagaimana perjalanan relaksasi ini, yang nanti kita lihat dalam 14 hari sejak diterapkan,” terangnya.

Seperti diketahui, relaksasi diterapkan pun setelah mempertimbangkan penanganan Covid-19 dari semua aspek, bukan hanya dari aspek kesehatan, melainkan pula aspek lainnya.

“Kenapa kita melakukan relaksasi, ya semua pertimbangan dilakukan. Bagaimana dengan relaksasi, kita bisa membuat kemudahan, sehingga ada pergerakan saudara-saudara kita pergi ke Saireri, namun tetap dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat,” tambahnya.

“Bukan hanya di Saireri, melainkan pula di daerah-daerah lain di Papua. Semua aspek kita perhatikan, bukan hanya pada aspek kesehatan,” pungkasnya. (gr/gin)

newsportal

Recent Posts

Pelaku Penembakan Rafles Residence Mimika Ditetapkan Tersangka

Penyidikan kasus insiden berdarah di perumahan Rafles Residence, Jalan Irigasi Ujung, Mimika, memasuki babak baru.…

14 minutes ago

ASN Yalimo Diminta Kembali ke Daerah Ikuti Upacara HUT ke-81 RI

Wakil Bupati Yalimo, Yan Kirakla, SPd, meminta aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini berada…

1 hour ago

Gaji P3K Daerah Akan Dibayarkan Pemerintah Pusat

- Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Dapil Papua Selatan, Indrajaya menyebutkan bahwa…

2 hours ago

Banyak yang Terkesima Lihat Sepeda Tua, Ada yang Harganya Mencapai Rp250 Juta

Mereka tergabung dalam Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Papua Tengah.  Di setang sepeda, bendera Merah…

3 hours ago

​Selama PKKMB, Uncen Pastikan Tidak Ada Ideologi Lain

  Manajemen kampus menjamin tidak ada toleransi bagi penyusupan paham maupun ideologi yang bertentangan dengan…

4 hours ago

Pemprov Papua Dorong ASN Jadi Penggerak Perubahan

   Pesan tersebut disampaikan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua, Suzana Wanggai, saat membacakan…

5 hours ago