Categories: BERITA UTAMA

Kembali ke Kampung dan Berkebun!

SERAHKAN BAMA: Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE., M.Si., saat menyerahkan bahan makanan untuk warga di 139  kampung di Kabupaten Jayapura yang diserahkan secara simbolis di Distrik Kemtuk, Rabu (6/5) lalu.( FOTO: Robert Mboik /Cepos)

Bupati Mathius Awoitauw Serahkan Bantuan Bama dan Dana 100 juta untuk Program  Ketahanan Pangan

SENTANI-Sebanyak 139 Kampung dan 5 Kelurahan di Kabupaten Jayapura mendapatkan bantuan bahan makanan berupa beras, minyak goreng, mie dan sejumlah produk makanan lainnya dari Pemkab Jayapura.

Penyerahan bantuan bahan makanan ini sudah diserahkan secara simbolis oleh Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE., M.Si.,   didampingi  sejumlah pejabat di Kabupaten Jayapura di Distrik Kemtuk, Rabu (6/5).

Selain bantuan bahan makanan, Pemkab  Jayapura juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 100 juta ke masing-masing kampung. Dana tersebut  bersumber dari alokasi dana kampung (ADK) 2020.

“Semua harus kembali ke kampung, dan berkebun. Jadi bahan makanan yang disalurkan oleh pemerintah ini adalah bekal untuk kita kerja kebun. Ditambah dengan Rp 100 juta dana untuk program ketahanan pangan yang dikendalikan dari masing masing kampung,” kata Bupati Mathius Awoitauw dalam sambutanya di Kemtuk, Rabu (6/5).

Dia menjelaskan,  sebelumnya pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 100 juta dari dana desa. Dimana dana tersebut untuk kegiatan pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 di kampung-kampung. Itu sebabnya, dalam penyaluranya dana tersebut disalurkan dalam bentuk barang seperti sabun pencuci tangan, rinso dan makser. Ini tujuannya supaya masyarakat kampung tidak lagi ke kota selama pandemi ini. Kemudian sisanya disalurkan dalam bentuk tunai ke kampung-kampung untuk membiayai kegiatan kegiatan dikampung berkaitan dengan pencegahan.

Sehubungan  dengan itu,  mengenai alokasi anggaran Rp 100 juta dari ADK itu merupakan program pemerintah daerah untuk semua kampung guna menjalankan program kegiatan ketahanan pangan dikampung kampung.

Pemerintah daerah berharap kedepan kampung-kampung ini akan menjadi lumbung pangan yang dapat menghidupi seluruh masyarakat, baik yang ada di kampung maupun di kota dengan sumber pangan lokal.

“Bantuan pemerintah sangat terbatas dan itu sifatnya hanya sementara. Kalau ketahanan pangan di kampung sudah kuat pasti ekonomi dengan sendirinya akan bangkit. Mari mulai hari ini kita giatkan kembali berkebun,” tambahnya. (roy/nat)

newsportal

Recent Posts

Target Tahun 2028, Matangkan Persiapan dari Administrasi, Regulasi hingga Anggaran

Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…

21 hours ago

Rawan Cerai, Anak Muda Jangan Buru-buru Menikah

Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…

22 hours ago

Jelang Kunjungan Mendagri Kabupaten Jayapura Benahi Wajah Daerah

Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…

1 day ago

Warga Diminta Kesadaran Bayar Retribusi Sampah

Untuk mendukung operasional pengangkutan sampah tersebut, pemerintah menetapkan biaya retribusi. Pares menekankan bahwa nilai nominal…

1 day ago

Temukan Kecurangan Distribusi BBM, Warga Diminta Lapor

rea Manager Communication Relations and CSR Papua Maluku Ispiani Abbas mengimbau masyarakat untuk turut berperan…

1 day ago

Kebobolan, Sejumlah Tahanan Lapas Abepura Kabur

Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…

1 day ago