Akibat hujan tersebut, aktivitas warga di sekitar Dok IX terpaksa terhenti. Dominikus mengaku tempat usahanya harus ditutup lebih awal karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan.
“Kami tutup dari sekitar pukul 20.00 WIT karena hujannya sangat lebat,” katanya. Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian besar rumah warga yang berada di pinggiran kali terendam banjir, terutama di kawasan belakang Saga Swalayan.
“Air dari kali sudab meluap hingga ke median jalan, di depan Saga sama Indomaret dok IX sudsh dipenuhi material. Sekarang waega lagi berusaha bersihkan jalan,” jelasnya.
Beruntungnya, jaringan listrik diwilayah tersebut tidak padam. Namun demikian Domi mengaku ia bersama keluarganya khawatir hujan akan berlangsung lama. “Kami takut sekali hujan sampai besok, apalagi wilayah dok ini rawan longsor,” tuturnya
dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…
Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…
Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…
Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…
Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…
Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…