Akibat hujan tersebut, aktivitas warga di sekitar Dok IX terpaksa terhenti. Dominikus mengaku tempat usahanya harus ditutup lebih awal karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan.
“Kami tutup dari sekitar pukul 20.00 WIT karena hujannya sangat lebat,” katanya. Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian besar rumah warga yang berada di pinggiran kali terendam banjir, terutama di kawasan belakang Saga Swalayan.
“Air dari kali sudab meluap hingga ke median jalan, di depan Saga sama Indomaret dok IX sudsh dipenuhi material. Sekarang waega lagi berusaha bersihkan jalan,” jelasnya.
Beruntungnya, jaringan listrik diwilayah tersebut tidak padam. Namun demikian Domi mengaku ia bersama keluarganya khawatir hujan akan berlangsung lama. “Kami takut sekali hujan sampai besok, apalagi wilayah dok ini rawan longsor,” tuturnya
Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…
Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…
Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…
Menurutnya, jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang tidak sebanding dengan jumlah steward yang disiapkan…
Penanganan kasus pembunuhan Bripda Juventus Edowai yang memicu kericuhan di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret…
Dalam kunjungan tersebut Ketua DPR Papua Denny Bonai didampingi Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni…