Selain itu, aparat juga mengamankan sejumlah barang lainnya berupa besi runcing, tas dan noken, dokumen pribadi milik tersangka, busur dan 31 anak panah, empat parang, tiga kapak, satu sangkur, serta dua pisau dapur.
Saat penangkapan, polisi juga menyita barang yang dibawa tersangka, di antaranya uang tunai sekitar Rp1.135.000, satu unit handphone merek Itel warna pink, satu tas hitam bertuliskan Summit Series, satu noken hijau, satu senter, serta satu charger handphone.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Philip Kobak diketahui memiliki peran sebagai Komandan Operasi Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo dan diduga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan di wilayah tersebut.
“Tersangka juga diduga terlibat dalam beberapa aksi kekerasan, di antaranya pembacokan terhadap Muhammad Syarif pada 11 Januari 2026 serta pembakaran SMK Negeri 2 Dekai pada 14 Februari 2026. Keterlibatan tersangka dalam peristiwa lain masih terus didalami oleh penyidik,” jelas Yusuf.
Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa langkah yang dilakukan aparat merupakan bagian dari upaya penegakan hukum yang dilaksanakan secara profesional dan terukur.
“Upaya ini merupakan bagian dari penegakan hukum yang dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai prosedur. Kami berkomitmen menjaga situasi keamanan di Papua, khususnya di wilayah Yahukimo,” tegasnya. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Prestasi tersebut berdasarkan laporan Eye on the Market yang dikeluarkan oleh JP Morgan Asset Management.…
Salah satunya datang dari studi yang dilakukan oleh Universitas Oxford, yang meninjau berbagai metode berhenti…
Terong Belanda merupakan buah unik dengan bentuk lonjong menyerupai telur dan cita rasa asam yang…
Dikutip Kemenko Pangan, Agenda besar ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di…
“Jadi itu kan nilai proyek pembangunan fisik, sebenarnya di angka Rp 1,6 miliar anggarannya. Kenapa…
Dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal YouTube Borobudur Hukum Channel, Megawati menyoroti kondisi penegakan hukum…