Categories: BERITA UTAMA

Kajari Merauke Minta Fatwa MA

I Made Sumertayasa, SH., MH ( FOTO: Yulius Sulo/Cepos)

Untuk Pemindahan Tempat Sidang Penanganan Terduga Teroris 

MERAUKE- Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Merauke bersama Kapolres Merauke dan Ketua Pengadilan Negeri Merauke telah menandatangani surat permohonan fatwa ke Mahkamah Agung (MA) agar para terduga teroris yang ditangkap di Merauke beberapa hari lalu disidangkan di Jakarta.  

“Terkait dengan penanganan terorisme yang dilakukan oleh Densus 88  bersama Polres Merauke, kami sebagai penuntut umum tentunya sudah berkoordinasi dan supaya penanganan ini dilakukan di Jakarta. Ini  kita lakukan untuk menjaga situasi yang kondusif di Merauke, karena dengan berbagai alasan. Tentunya alasan utama adalah masalah keamanan karena ini masalah tindak pidana terorisme,” ungkap Kajari Merauke,  I Made Sumertayasa, SH., MH., saat  ditemui di Kejari Merauke,  Rabu (9/6). 

Menurut  Kajari Sumertayasa,  surat permohonan fatwa ke Mahkamah Agung RI tersebut sudah ditandatangani untuk pemindahan sidang terorisme ke Pengadilan di Jakarta.   “Karena memang selama ini, penanganan terorisme itu dilakukan oleh Densus dan Satgas Teroris Kejaksaan  Agung RI. Teman-teman Densus sangat membantu dengan membawa konsep surat permohonan  yang diperoleh dari teman-teman Satgas Kejaksaan Agung RI,” kata Kajari. 

Sebagai satuan paling bawah menurut Sumertayasa, pihaknya  sudah berkoordinasi dengan Kasubdit Pra Penuntutan  Direktorat Terorisme dan Lintas Kejahatan Negara Kejaksaan Agung Republik Indonesia.  “Memang sudah sesuai prosedurnya, kami ajukan permohonan pemindahan tempat sidang penanganan terorisme.  Tentunya, kesepakatan mengetahui Kapolres dan Ketua  pengadilan Negeri. Kemarin  kami sudah tandatangani dan tinggal menunggu fatwanya, sehingga nanti akan ditindaklanjuti oleh teman-teman Densus dan  Satgas Terorisme Kejaksaan Agung,’’ terangnya. 

Dengan begitu, sidang terhadap para terduga teroris tersebut tidak dilakukan di Merauke tapi lagsung di Jakarta.  “Kalau hirarkinya masuk dari Mabes Polri tentunya  ke Kejaksaan Agung. Di sana sudah ada Direktorat Terorisme dan Kejahatan antar Lintas Negara dan di situ ada Satgas Terorisme.  Di sana ada jaksa-jaksa pilihan yang  sudah biasa menangani perkara terorisme,’’ pungkasnya.

Sementara itu, Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D Fakhiri menyampaikan,  hingga kemarin terdapat 11 orang teroris yang ditangkap di beberapa distrik di Kabupaten Merauke. Terhadap 11 orang tersebut diakuinya telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Sampai saat ini baru 11 orang yang diamankan dan yang tangani kasusnya Densus 88 Mabes Polri,” ucap Kapolda Mathius Fakhiri saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Rabu (9/6).

Dijelaskan, tim masih meminta waktu melakukan langkah-langkah penindakan yang lain. Untuk itu, diharapkan bersabar dalam kasus ini. “Rencana 11 orang ini akan dibawa ke Mako Brimob Polda Papua, tapi masih menunggu perkembangan. Kita kasih teman-teman Densus untuk bekerja dulu,” tutupnya. (ulo/fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Lapas Wamena Over Kapasitas

Kepala Lapas Wamena Lukas Aponno, SH menyatakan, meskipun saat ini Lapas Wamena mengalami over kapasitas,…

2 days ago

Festival Budaya Biak – Melanesia 2026 Siap Digelar

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Biak Kabupaten Biak Numfor, Turbey Onny Dageubun, S.Pi.,M.Si mengatakan, Festival…

2 days ago

Kabut Asap di Wamena Merupakan Kiriman dari Papua Selatan

Prakirawan BMKG Station II B Wamena Bahrul Iskandar menyatakan kabut asap yang menyelimuti kota Wamena…

2 days ago

Gubernur Apolo Tekankan Pelayanan Prima kepada Masyarakat

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menegaskan pembangunan sektor kesehatan tidak cukup hanya dengan menyediakan gedung…

2 days ago

Kasus Kusta di Papua Naik,  Siapkan Empat Strategi Untuk Mengatasi

   Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Menular Dinkes Papua, Purnomo Sidhi, mengatakan bahwa hingga September 2026…

2 days ago

Pemprov Papua Selatan Latih 115 Lulusan SMA/SMK OAP

Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari pendidikan vokasi yang bertujuan…

2 days ago