Categories: BERITA UTAMA

Diduga Langgar Kode Etik, KY Segera Panggil Hakim PN Jayapura

JAYAPURA – Setelah dilakukan verifikasi, analisis dan telaah terkait dengan adanya kejangalan terhadap putusan hakim Pengadilan Negeri Kelas 1 A Jayapura yang membebaskan terdakwa kasus pelecehan seksual anak di bawah umur di Kabupaten Keerom, akhirnya Komisi Yudisial (KY) Wilayah Papua bertindak.

  Ketua Penghubung Komisi Yudisial (KY) Wilayah Papua Methodius Kossay ketika dihubungi Cenderawasih Pos mengatakan, dari hasil pemeriksaan pengaduan itu, KY Wilayah Papua melihat adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Hakim yang menangani kasus itu di PN Kelas 1 A Jayapura.

  Oleh karena itu, kata Methodius, pihaknya telah melaporkan kasus tersebut ke KY Pusat di Jakarta pada, 26 Maret 2025 lalu dan setelah lebaran KY perwakilan Papua akan melakukan pemanggilan terhadap hakim yang bersangkutan.

   “Jadi terkait dengan laporan pengaduan yang disampaikan keluarga korban melalui penasehat hukumnya, setelah kami verifikasi kemudian kami analisis dan telaah, memang kami kemudian   melihat adanya dugaan pelanggaran kode etik, sehingga kami melaporkan ke pusat. Kemudian setelah libur lebaran ini akan kami proses dan tindak lanjut terhadap Hakim yang bersangkutan,” jelas Methodius, Selasa (8/4).

  Lebih lanjut Ketua Kordinator Perhubungan KY Wilayah Papua itu mengatakan untuk pemanggilan terhadap hakim yang bersangkutan dilakukan bulan ini (April) agar segera diproses hukum, namun untuk tanggal kata Methodius belum dapat dipastikan.

   Hal itu dilakukan, kata Methodius karena kasus tersebut sangat menarik perhatian masyarakat sehingga KY harus segera melakukan pemeriksaan terhadap hakim itu. “Kira-kira untuk pemanggilan terhadap Hakim yang bersangkutan bisa jadi di bulan ini (April), karena kasus ini juga sudah menarik perhatian masyarakat dan tentu akan diproses segera mungkin karena kasus ini sudah masuk di kewenangan KY untuk kami melakukan pemeriksaan terhadap Hakim yang bersangkutan,” terangnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Ada 42 Operasi di Papua, Negara Belum Mampu Tangani OPM

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey mengatakan, berdasarkan kajian Komnas HAM terhadap situasi Daerah Operasi…

3 hours ago

​Dorongan Calon Provinsi Papua Utara Menghangat

​Deklarasi ini mewakili aspirasi masyarakat adat dari empat kabupaten di wilayah Saireri, yakni Kabupaten Biak…

4 hours ago

Ditangkap di Ruko, Satu Anggota KKB Disinyalir Terlibat Rangkaian Pembunuhan

Dari tangannya,  polisi menemukan tiga butir amunisi kaliber 5,56 mm yang disimpan di dalam noken.…

5 hours ago

Dilematis, Ingin Bangun Rumah Sendiri Tapi Terbentur Rencana Penataan Pemerintah

  Air laut di sekitar kawasan tersebut masih tampak hitam pekat. Tumpukan arang dan sisa…

6 hours ago

Timbun BBM,  Tujuh Ton Lebih Solar Diamankan

Barang bukti tersebut diamankan dari dua lokasi di Kota Jayapura dan satu lokasi di Merauke.…

7 hours ago

Para Warek Solid, Roda Organisasi Uncen Tetap Berjalan

   Kondisi inipun sejalan dengan penyampaian dari ​Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIV…

8 hours ago