

salah satu korban yang ditemukan, Senin (9/1) kemarin. Dari kecelakaan laut ini tiga orang diilaporkan tewas. (Uti For Cepos)
JAYAPURA – Sebuah Speedboat yang mengangkut 14 orang penumpang mengalami kecelakaan di perairan Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Sabtu (7/1) malam. Speedboat ini berangkat dengan membawa 14 orang dimana 7 diantaranya anggota Koramil Barapasi Kodim 1709-05/YAWA.
Perahu bergerak keluar dari Jembatan 3000 Distrik Yapen Selatan Kabupaten Kepulauan Yapen dengan tujuan Kampung Gesa Distrik Barapasi Kabupaten Mamberamo Raya sekira pukul 09.00 WIT .
Setelah satu jam perjalanan, kurang lebih sekitar jam 10.00 WIT, speedboat dihantam gelombang dan angin kencang tepat berada di tengah laut antara Yapen dan Waropen sehingga speedboat kehilangan keseimbangan kemudian terbalik dan tenggelam.
Seketika itu juga para penumpang berusaha untuk menyelamatkan diri dengan menggunakan peralatan seadanya. “Lima orang penumpang yang merupakan anggota koramil Barapasi, Kodim 1709-05/YAWA berenang menggunakan papan dan pelampung untuk meminta bantuan dan pertolongan ke masyarakat terdekat, sedangkan 9 penumpang lainnya tetap bertahan bersama menggunakan sebatang pohon yang terbawa arus sambil terombang ambing di atas laut,” ujar Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny lewat rilisnya, Minggu (8/1).
Kemudian pukul 02.00 WIT, Kapal Jollor yang kebetulan melintas di sekitar lokasi kejadian melakukan pertolongan kepada para korban yang terapung dengan sebatang pohon. “Dari 9 orang yang diselamatkan oleh Kapal Jollor 2 diantaranya meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke Dawai mendapatkan penangan lebih lanjut,” katanya.
Dikatakan bahwa setelah mendapat laporan adanya kecelakaan laut tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian terhadap 5 korban yang belum ditemukan. “Setelah dilakukan pencarian 2 orang korban ditemukan dalam keadaan selamat, sedangkan 3 lainnya belum ditemukan,” ucapnya. Hingga saat ini jumlah penumpang speedboat tenggelam yang berhasil ditemukan sebanyak 11 orang, 9 orang ditemukan selamat dan 2 meninggal dunia.
“9 orang penumpang yang selamat saat ini telah mendapatkan perawatan medis, sedangkan dua korban meninggal kini telah berada di ruang jenazah RSUD Yapen,” pungkas Kabid Humas. Sementara perkembangan terakhir diketahui warga akhirnya menemukan 1 lagi korban yang diduga Serda Tomi sehingga tersisa 1 korban yang belum ditemukan. (ade/wen)
Kepala Divisi Hukum dan Investigasi ICW, Wana Alamsyah, menjelaskan berdasarkan analisis terhadap data ekspor-impor, pihaknya…
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan tetap fokus menjalankan program pembangunan demi memperkuat perekonomian…
Manajer klub Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan sedikit dipusingkan dengan sanksi tanpa penonton pada putaran pertama…
Menurut Mahfud, banyak pihak terkecoh saat Polri dan Kejaksaan menyampaikan kasus tersebut sudah dilimpahkan. Sebab,…
Kesemutan terjadi ketika saraf mendapatkan tekanan dalam waktu lama atau aliran darah ke saraf terhambat.…
Warga mengenal lokasi tersebut sebagai Taman Baca Masyarakat (TBM) Cahaya. Bukan sekadar tempat meminjam buku,…