Categories: BERITA UTAMA

Kapem Tolikara Mulai Ditempati

KUNJUNGAN KERJA: Bupati Tolikara Usman G. Wanimbo, SE, M. Si didampingi Kapolres Tolikara AKBP Leonard akobiarek dan Sekda Tolikara Anton warkawani, SE bersama OPD teknis saat kunjungan kerja di kawasan Kantor Pemerintahan Tolikara di Igari, Jumat (5/9) lalu. ( FOTO : Diskominfo Tolikara for Cepos)

Sejumlah OPD Pemkab Tolikara Berkantor di Igari 

KARUBAGA-Sejumlah instansi sektoral di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolikara resmi berkantor di kawasan Kantor Pemerintahan (Kapem) Tolikara di Igari, Jumat (5/9) lalu. 

Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Tolikara pindah kantor ke Igari, setelah Bupati Tolikara Usman G. Wanimbo, SE., M.Si., melakukan pertemuan dengan masyarakat pemilik hak ulayat di aula kantor Bupati Tolikara di Igari, Selasa (3/9) yang dilanjutkan dengan kunjungan kerja di kawasan Kapem di Igari, Jumat (5/9) lalu. 

Pertemuan antara Pemkab Tolikara dengan masyarakat dua suku pemilik hak ulayat yaitu suku Yikwa-Wanimbo dan suku Weya-Yikwa dipimpin Sekda Tolikara, Anton Warkawani, SE. Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Tolikara dan masyarakat pemilik hak ulayat sepakat bahwa OPD Pemkab Tolikara menempati kantor baru di Kapem Igari. Kesepakatan itu dilakukan kedua belah pihak setelah meninjau kembali beberapa poin surat kesepakatan yang pernah dibuat kedua belah pihak, sebelum lokasi atau kawasan itu diserahkan kepada Pemkab Tolikara.

Bupati Tolikara, Usman G. Wanimbo, SE., M.Si., mengatakan, setelah ditinjau ternyata sejumlah permintaan masyarakat pemilik hak ulayat sebagian besar sudah dijawab Pemkab Tolikara. Kompensasi yang sudah direalisasikan sesuai permintaan masyarakat pemilik hak ulayat di antaranya, kompensasi 2 unit mobil strada dan 2 unit mobil truk untuk masing-masing suku Weya-Yikwa dan Yikwa-Wanimbo. 

Kompensasi lainnya yaitu berupa pembangunan dua gedung gereja di dua lokasi yang berbeda. Pemkab Tolikara juga sudah merealisasikan pembangunan perumahan masyarakat dan penerimaan pegawai honorer untuk bekerja di lingkungan kantor Pemkab Tolikara. Termasuk penerimaan pegawai pada setiap penerimaan CPNS untuk masyarakat kedua suku yang berijazah SMA dan sarjana. 

“Sebagian besar permintaan masyarakat pemilik hak ulayat sudah kami penuhi. Tinggal sedikit yang akan dipenuhi secara bertahap, sesuai kebutuhan dengan memperhatikan kemampuan Pemkab Tolikara,” jelas Bupati Usman Wanimbo dalam rilis yang diterima Cenderawasih Pos dari Dinas Kominfo Kabupaten Tolikara, Minggu (8/9). 

Menurutnya, Pemkab Tolikara membangun perkantoran di kawasan baru, karena lokasi perkantoran lama banyak bangunan yang sudah retak. Kondisi ini tentu membahayakan keselamatan pegawai apabila dipaksakan beraktivitas di kantor lama. “Apalagi kalau terjadi gempa bumi yang tentunya dapat mengancam keselamatan nyawa pegawai maupun masyarakat yang beraktivitas di kantor yang lama,” tuturnya.

Oleh sebab itu, Pemkab Tolikara menurut Usman Wanimbo telah membangun beberapa kantor di kawasan Kapem di Igari, sehingga OPD yang kantornya sudah dibangun, bisa segera menempatinya. “OPD yang kantornya sudah dibangun, bisa segera menempatri kantornya,” ucap Bupati Usman Wanimbo. 

Dengan mulai ditempatinya kantor yang baru, Bupati Usman Wanimbo berhara[ OPD di lingkungan Pemkab Tolikara bisa lebih meningkatkan prestasi dan kinerjanya. Dirinya juga berharap pelayanan pemerintahan dan pelayanan kemasyarakatan  bisa diberikan secara prima dan optimal.

Sekedar diketahui lebih dari 10 unit kantor OPD yang sudah siap untuk ditempati yaitu Bappeda, BPKAD, Dinas Kesehatan, Dinas PU, Dinas Perindagkop, Dinas Pendidikan dan Inspektorat. OPD lainnya yaitu Dinas Perhubungan,Dinas Perumahan dan Energi serta Diskominfo. (Diskominfo Tolikara/nat)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

3 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

11 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

12 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

14 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

15 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

16 hours ago