Categories: BERITA UTAMA

Potongan Tubuh Kembali Ditemukan

JAYAPURA–Upaya pencarian korban yang hilang dalam peristiwa ledakan bom diduga peninggalan Perang Dunia II di Kabupaten Biak Numfor terus menunjukkan perkembangan. Setelah sebelumnya tim gabungan berhasil menemukan 32 potongan tubuh korban, pada Sabtu (6/6) tim kembali menemukan sejumlah bagian tubuh yang diduga milik korban yang masih dinyatakan hilang.

Dalam rilis yang disampaikan Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, bersama tim gabungan Polda Papua dan instansi terkait, disebutkan bahwa tim berhasil mengambil empat sampel DNA postmortem. Dengan tambahan tersebut, selama dua hari terakhir telah terkumpul 10 sampel DNA yang selanjutnya akan dikirim ke Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Jakarta untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Selain sampel DNA, tim gabungan yang dipimpin Basarnas juga menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan korban maupun peristiwa ledakan. Barang-barang tersebut antara lain dua serpihan bagian tubuh manusia, satu unit telepon genggam merek Evercoss warna hitam, tiga dompet, satu pisau, satu gunting medis, satu pinset medis, serta satu unit perangkat GPS merek Garmin.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan dan sterilisasi yang dilakukan Tim Penjinak Bom (Jibom) dan Gegana Sat Brimob Polda Papua, area ring 1 atau lokasi yang diduga menjadi pusat ledakan telah dinyatakan steril dari potensi bahan peledak aktif. Meski demikian, aparat keamanan masih melakukan pengamanan ketat di sekitar lokasi serta melanjutkan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mencari barang bukti lain yang dapat mendukung proses penyelidikan.

“Masyarakat diimbau untuk tidak memasuki area ring 1 meskipun telah dinyatakan steril, guna mendukung proses penyelidikan dan menjamin keselamatan bersama,” ujar Markus. Terkait korban luka-luka, seluruh korban telah terdata oleh Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kabupaten Biak Numfor. Saat ini para korban menjalani rawat jalan dan terus dipantau oleh tenaga kesehatan serta pihak RSUD Biak.

Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, menegaskan bahwa seluruh unsur yang tergabung dalam tim gabungan terus bekerja maksimal untuk menemukan korban yang masih belum ditemukan sekaligus memastikan keamanan lokasi kejadian. “Fokus kami saat ini adalah melanjutkan pencarian terhadap tiga korban yang masih belum ditemukan, sekaligus memastikan proses identifikasi korban dapat berjalan dengan baik,” kata Kapolres.

Ia menambahkan, pengamanan di sekitar lokasi ledakan akan tetap dilakukan hingga seluruh tahapan pencarian dan penyelidikan selesai. “Walaupun area sumber ledakan telah dinyatakan steril oleh Tim Jibom dan Gegana, kami tetap melakukan pengamanan dan pembatasan akses di lokasi. Hal ini untuk mendukung proses olah TKP lanjutan serta memberikan ruang kepada tim gabungan dalam melaksanakan tugas pencarian secara optimal,” tambahnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Lantai Jembatan Banyak Lubang, Terkesan Kumuh dengan Coretan dan Sampah

Setelah liburan panjang dan penerimaan murid baru, aktifitas anak-anak sekolah kembali ramai.  Arus lalu lintas…

22 hours ago

Wali Kota Ajak Perangi Segala Bentuk Perjudian

   Menurut Abisai, perjudian bukan sekadar aktivitas yang melanggar hukum, tetapi juga menjadi salah satu…

1 day ago

Tabrak Truk Semen, Pengendara Motor Tewas di Ring Road

Korban diketahui bernama Jhon S. Wanimbo (26), warga Jalan Buper Waena, Distrik Heram. Korban menghembuskan…

1 day ago

Komnas HAM Diminta Selidiki Kasus Tiga Warga Sipil

Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…

2 days ago

Pemkot Siap Tegakkan Perda yang Belum Optimal

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…

2 days ago

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

2 days ago