

Sekelompok pemuda yang diamankan dari persembunyiannya dimana 3 diantaranya ditetapkan sebagai tersangka. Hasil penyidikan terungkap bahwa kelompok ini ingin membentuk kodap baru
JAYAPURA – Hasil penyelidikan yang dilakukan penyidik Polres Yahukimo dan Satgas Operasi Damai Cartenz pasca melakukan penggrebekan di salah satu rumah yang dijadikan tempat persembunyian simpatisan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) akhirnya mendapatkan alasan mengapa para pelaku yang masih muda ini sedemikian sadis membantai para korbannya.
Seperti diketahui dalam penggerebekan itu Polisi berhasil mengamankan sembilan orang dan tiga orang diantaranya telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan dua pedagang di Yahukimo.
Ka Ops Damai Cartenz 2023 Kombes. Pol. Dr. Faizal Ramadhani saat dikonfirmasi menyatakan motif pembunuhan adalah kelompok pemuda ini ingin mendapatkan pengakuan. Dan untuk mendapatkan pengakuan dan mereka ingin membentuk kodap sendiri makanya harus eksis dalam aksi.
“Mereka ingin membentuk Kodap sendiri dan ingin diakui sebagai kodap ke-37 Yahukimo-Korowai dengan cara menunjukkan eksistensinya melalui aksi membunuh dua orang warga sipil yg mereka duga sebagai aparat yg sedang menyamar,” ujar Kombes Faizal.
Lanjut Ka Ops, saat ini pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap tersangka lain kasus pembunuhan dua orang warga sipil di Yahukimo tersebut, dan KKB Yahukimo Korowai.
“Saat ini sudah kita tetapkan lima tersangka, tiga diantaranya berhasil kita tangkap, dua masih DPO. Kami sedang melakukan upaya pengejaran terhadap DPO tersebut dan juga kelompok KKB yang lain,” tutup Faizal. (ade/wen)
Polsek Kurulu saat ini mulai melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus pembunuhan yang berujung pada penganiayaan…
Owen berharap siapapun yang terpilih nantinya bisa meningkatkan prestasi sepakbola Papua. Saat ini, Komite Pemilihan…
Manajemen Persipura Jayapura dipastikan tidak menjual tiket sesuai kapasitas maksimal Stadion Lukas Enembe pada laga…
Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendukung…
Menurut keterangan resminya diterima media ini, Senin (4/5/2016) sore, Direktur Akademi PFA, Coach Wolfgang Pikal,…
Insiden ini terjadi saat korban dalam perjalanan pulang menuju kediamannya di tengah guyuran hujan deras.…