Categories: BERITA UTAMA

Tak Ada batas Waktu Pencarian Pilot Susi Air

JAYAPURA – Polisi memperluas pencarian pilot Susi Air Capt Philip Mark Mehrtens yang sudah 30 hari disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya. Dimana pencarian tidak hanya dilakukan di Kabupaten Nduga melainkan juga sekitaran Nduga yakni Kabupaten Lanny Jaya.

Kepala Operasi Damai Cartenz Kombes Faizal Ramadani menyampaikan, hingga kini Satgas Damai Cartenz bersama TNI masih terus melakukan pencarian tentang keberadaan Pilot Susi Air yang disandera sejak 7 Februari lalu.

“Kita terus berusaha melakukan pencarian dan penyelamatan terhadap Capt Philip. Pencarian sudah kita perluas di sekitar Nduga bergerak ke arah Lanny Jaya. Sebab, kita mendapat informasi ada jejak kriminal yang ditemukan di sana (Lanny Jaya-red),” terang Faizal.  Hanya saja kata Faizal, saat tim tiba di daerah tersebut keberadaan Egianus sudah tidak ada. Dan hingga kini, pihaknya terus melakukan pencarian. Faizal juga menegaskan bahwa tidak ada batas waktu untuk melakukan pencarian dan penyelamatan terhadap warga negara Selandia Baru itu.

“Tidak ada batas waktu pencarian terhadap pilot Susi Air Capt Philip Mark Mehrtens dan negosiasi terus dilakukan meski hingga kini belum maksimal,” tegasnya.

Disinggung apakah dalam pergerakannya Egianus membawa serta Pilot Susi Air tersebut, Faizal mengatakan hingga kini pihaknya belum tahu posisinya seperti apa. Sebab, situasi  di lapangan sangat dinamis dan tentunya selalu ada perkembangan baru.

“Hingga kini kita belum menemukan saksi mata yang melihat langsung kondisi pilot Susi Air. Keberadaan pilot belum diketahui dan yang terlacak hanya pergerakan Egianus,” kata Faizal.

Faizal juga menyampaikan dalam pencarian terhadap pilot Susi Air Capt Philip Mark Mehrtens belum ada penambahan pasukan. Dimana jumlah pasukan yang diturunkan Polri adalah sebanyak 200-san personel.

“Tidak ada penambahan personel, anggota Polri yang terlibat dalam pencarian Capt Philip Mark sebanyak 200-san personel  Damai Cartenz dibackup dari Mabes Polri,” tegasnya.

Sebelumnya, Egianus Kogoya pimpinan KKB wilayah Ndugama terdeteksi sempat berada di Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan pada akhir Ferbruari 2023.

Kapolres Nduga AKBP Rio Alexander Panelewen menjelaskan, keberadaan Egianus Kogoya dan kelompoknya di Kuyawage bukan tanpa alasan. Menurut dia, ada beberapa kampung di Kuyawage yang warganya merupakan masyarakat asal Nduga dan memiliki kekerabatan langsung dengan Egianus. “Ada beberapa kampung di situ yang isinya masyarakat Nduga, jadi ada keluarganya di sana,” kata Rio Selasa (7/3).

Adapun kasus penyanderaan Kapten Philip bermula pada 7 Februari 2023 lalu. Dimana warga negara Selandia Baru itu membawa pesawat Susi Air dengan nomor registrasi PK-BVY dan mendarat di Lapangan Terbang Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

Saat mendarat, Egianus Kogoya dan kelompoknya menyandera Kapten Philip dan membakar pesawatnya. Akibatnya, warga di Distrik Paro mengungsi ke Distrik Kenyam sehingga wilayah tersebut menjadi kosong.

Dan pada 18-19 Februari 2022, Tim Gabungan Operasi Damai Cartenz melakukan operasi penegakan hukum di tiga lokasi berbeda. Hasilnya, puluhan barang bukti berhasil diamankan, mulai dari senjata api hingga kamera video profesional serta alat komunikasi. (fia/wen)

newsportal

Recent Posts

Polisi Temukan 10 Selongsong Peluru 5,56 MM

Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan aparat dari Polres Jayawijaya didukung…

2 days ago

Laporan Pertanggungjawaban Lambat, Pemprov Disemprot

Wagub atas nama Pemerintah Provinsi disemprot Fraksi PDI Perjuangan terkait penyampaian dan pembahasan laporan pertanggungjawaban…

2 days ago

Tanamkan Karakter dan Integritas Untuk Cegah Korupsi Sejak Dini

  Upaya ini dinilai sangat strategis mengingat korupsi bukan sekadar kejahatan biasa, melainkan masuk dalam…

2 days ago

Satu KKB “Bernyanyi”, Empat Orang Langsung Dibekuk

Dari lima tersangka yang ditetapkan, dua di antaranya, yakni AU dan MP tewas setelah melakukan…

2 days ago

Kepsek Diwarning, Harus Tegas Tangani Tawuran Pelajar!

   Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Rocky Bebena, mengatakan persoalan tawuran antara kedua sekolah tersebut…

2 days ago

Diduga Kelompok Baru yang Bermain

Komandan Kodim (Dandim) 1710/Mimika, Letkol Inf Teuku Jozanda, mengonfirmasi bahwa penyisiran dan operasi pencarian kini…

2 days ago