

Tiga personel Bid Labfor Polda Papua ketika melakukan olah TKP di lokasi rumah yang diduga di bakar di Yoka pada Rabu (3/7) lalu. Penyidikan pada Jumat (5/7) menemukan titik api di dua lokasi berbeda. (foto:Humas/Polda)
JAYAPURA-Kebakaran yang terjadi di Kampung Yoka Distrik Heram pada Rabu (3/7) sempat menimbulkan kekhawatiran. Pasalnya dua rumah yang terbakar diduga bukan karena unsur kelalaian melainkan ada unsur kesengajaan.
Pelaku juga tak sendiri melainkan berkelompok. kebakaran ini diduga dilakukan sekelompok warga yang masih ada kaitannya dengan aksi pemalangan RS Vertikal yang kemudian dibuka paksa. Terkait kebakaran ini Polisi pada Kamis (5/7) melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Olah TKP dipimpin Iptu Ade Jodi Harmawan bersama tiga personel Bid Labfor Polda Papua lainnya. Ade menjelaskan bahwa kegiatan ini mencakup pengamatan umum, pemotretan dan dokumentasi, pemeriksaan tingkat kerusakan dan arah penjalaran api, serta penentuan lokasi api pertama kebakaran (LAPK).
Tim juga melakukan pencarian dan pengumpulan sampel barang bukti serta mengumpulkan data dari keterangan saksi-saksi. “Dari hasil pemeriksaan olah TKP, kami dapat menyimpulkan bahwa lokasi api pertama kebakaran pada rumah pertama berasal dari ruang tamu, sedangkan pada rumah kedua berasal dari ruang keluarga,” ungkap Iptu Ade Jodi Harmawan.
Lebih lanjut, Iptu Ade menambahkan bahwa penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan abu arang yang telah diambil sebagai sampel. “Sampel tersebut akan dianalisis menggunakan Gas Chromatography Mass Spectrometer (GCMS) untuk menentukan ada tidaknya kandungan bahan bakar di lokasi api pertama kebakaran,” tambahnya.
Kebakaran yang terjadi ini mengejutkan masyarakat setempat dan menimbulkan kerugian material yang signifikan. Warga Kampung Yoka berharap agar pihak berwenang dapat segera mengungkap penyebab kebakaran dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk mencegah kejadian serupa dikemudian hari.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang untuk mempercepat proses penyelidikan.
“Dengan adanya olah TKP yang mendetail dan pemeriksaan lanjutan, diharapkan penyebab kebakaran dapat segera terungkap dan langkah-langkah pencegahan dapat diambil guna mencegah insiden serupa,” tutupnya. (ade/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kapolresta Jayapura Kota KBP Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota…
Tim Sapu Bersih Penyalahgunaan Migas Provinsi Papua menemukan sejumlah indikasi penyalahgunaan dalam penyaluran BBM bersubsidi…
Pembatasan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 19 Tahun 2026…
Audiensi tersebut membahas sejumlah persoalan pertanahan yang terjadi di Papua, termasuk perkembangan penanganan…
Menurut Mathius, salah satu kebutuhan yang cukup mendesak bagi warga saat ini adalah bahan…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan pada hari terakhir…