Categories: BERITA UTAMA

Jelang FBLB, UPBU Bandara Wamena Tambah Jam Penerbangan

WISMAN: Sejumlah Wisman saat keluar dari ruang kedatangan Bandara Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Selasa (6/8). ( FOTO : Denny/Cepos)

WAMENA-Menjelang pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-30, terjadi lonjakan penumpang ke Bandara Wamena. Bahkan seluruh penerbangan dari Bandara Sentani ke Bandara Wamena, sudah terisi alias full sejak 4 hari yang lalu. 

Terkait hal ini Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena meminta Aviasi untuk menambah jam penerbangan hingga pukul 17.00 WIT, selagi masih dimungkinkan untuk mendarat hingga 31 Agustus 2019. 

Kepala UPBU Kelas I Wamena, Joko Harjani mengatakan untuk mendukung penyelenggaraan FBLB, Bandara Wamena melakukan penambahan jam penerbangan hingga pukul 17.00 WIT. 

“Penambahan waktu penerbangan ini dilakukan apabila cuaca memungkinkan. Normalnya pengoperasian bandara wamena itu hingga pukul 16.00 WIT. Kita tambah 1 jam penerbangan sehingga bisa menampung satu penerbangan tambahan dari Aviasi Trigana air,” jelasnya saat ditemui di Bandara Wamena Selasa (6/8) kemarin.

Selain Trigana yang melakukan extra flight, Joko juga memastikan telah menawarkan extra flight  kepada Wings Air jika terjadi penumpukan penumpang di Bandara Sentani tujuan Bandara Wamena. 

“Pesawat yang tiba di Wamena, semua full seat. Rata-rata yang berangkat dari Bandara Sentani, 70 orang setiap penerbangan dan ini sudah mulai mulai 3 sampai 4 hari lalu,” tuturnya. 

Pihaknya akan memberikan penambahan jam operasional pesawat hingga tanggal 31 Agustus 2019. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan penumpang yang ingin kembali ke Jayapura. “Tidak tertutup kemungkinan 3 atau 4 hari ke depan semakin melonjak,” ujarnya. 

Penambahan waktu penerbangan ini menurut Joko hanya khusus untuk pesawat komersial atau pesawat penumpang yang beroperasi di Jayawijaya untuk mendukung pelaksanaan FBLB 2019.(jo/nat)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

10 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

18 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

19 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

21 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

22 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

23 hours ago