

Ketua Asprov PSSI Papua Benhur Tomi Mano (DOK/CEPOS)
JAYAPURA-Kabar gembira bagi penggemar sepak bola di Provinsi Papua yang selama ini ingin menyaksikan laga internasional tersaji di Provinsi Papua. Tak lama lagi laga internasional dapat disaksikan publik pecinta sepak bola di Papua, setelah PSSI memberikan kepercayaan kepada Provinsi Papua menjadi tuan rumah kejuaraan AFF U-16.
Ketua Asprov PSSI Provinsi Papua Benhur Tomi Mano yang dikonfirmasi Cenderawasih Pos membenarkan adanya penunjukan Provinsi Papua sebagai tuan rumah turnamen AFF U-16.
“Turnamen AFF U-16 ini akan berlangsung dari tanggal 17 hingga 29 Juni 2024,” ungkap BTM sapaan akrabnya melalui sambungan telepon seluler, Selasa (5/3) malam.
Turnamen AFF U-16 ini menurut BTM nantinya akan digelar di Stadion Lukas Enembe, di Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura.
Terkait dengan penetapan Stadion Lukas Enembe sebagai venue turnamen U-16, tim dari PSSI menurut BTM akan melakukan inspeksi ke Stadion Lukas Enembe dari tanggal 6 hingga 8 Maret 2024.
“Besok tim dari PSSI akan turun melakukan inspeksi di Stadion Lukas Enembe. Terkait dengan penunjukan Papua sebagai tuan rumah dan rencana inspeksi dari tim PSSI, kami sudah berkomunikasi dengan bapak Penjabat Gubernur Papua,” ucap BTM.
Penjabat Gubernur Papua diakuinya menyambut positif dan sangat antusias dengan kepercayaan yang diberikan PSSI kepada Provinsi Papua untuk menjadi tuan rumah turnamen AFF U-16.
Page: 1 2
Dalam perjalanan, mesin speedboat mengalami gangguan dan mati mendadak sehingga perahu kehilangan kendali dan terbalik.…
Meski secara umum BPK menyimpulkan bahwa pengelolaan belanja daerah Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten…
"Walhi juga menemukan citra satelite penambangan emas ilegal yang semakin masif ditunjukan dengan banyaknya warna…
Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga menemukan seorang ibu hamil berinisial BS, 29, yang tinggal di…
Data yang diduga bocor mencakup nama pengguna, alamat, nomor telepon, hingga email, dan disebarkan di…
Pernyataan tersebut merespons ramainya ide netizen mengenai gagasan masyarakat ‘membeli’ hutan, yang mencuat setelah banjir…