Categories: BERITA UTAMA

Ke Kebun, Seorang Pria Tewas Dipanah

JAYAPURA- Seorang pria yang diketahui bernama H. Hairil (65) tewas dengan luka panah di sekujur tubuhnya. Pria 64 tahun itu dipanah Orang Tak Dikenal (OTK) saat hendak berangkat ke kebunnya yang berlokasi di Iragasi Baru, Distrik Mimika Baru, Minggu (5/4) pagi.

Selain Hairil, anak perempuannya yang bernama Hayati (30) juga mengalami luka panah yang menancap di bagian pantatnya. Dimana saat ini Hayati sedang mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Mimika.

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP. MYB Hanafi saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos membenarkan kejadian tersebut. 

Kasus ini bermula saat korban H. Hairil (65) bersama isterinya bernama Hj. Saon dan anaknya Hayati sekira pukul 08:30 WIT, berangkat ke kebun yang berlokasi di Irigasi untuk mengambil kayu bakar sekaligus melihat kebun mereka yang ditanami jagung.

“Karena kehujanan, ketiganya berteduh di salah satu tenda. Tiba-tiba ada bunyi dan korban mengira bunyi tersebut adalah lemparan batu. Namun setelah diperiksa rupanya anak panah yang jatuh dari tenda, sepersekian detik keluar satu orang memegang panah kemudian 10 orang lainnya mengepung korban,” ungkap AKP. Hanafi saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, kemarin malam.

Saat diancam oleh pelaku,  korban dan anaknya berusaha kabur. Dimana sang isteri dan anak perempuanya tidak dikejar melainkan para pelaku hanya mengejar korban.

“Panah menempel  di pantat Hayati saat dirinya berusaha kabur dengan ibunya. Saat ini, Hayati sedang mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Timika dan rencanannya Senin (6/4) dilakukan operasi,” terangnya.

Adapun jenazah H Hairil lanjut AKP Hanafi sudah dilakukan visum dan pemeriksaan dokter. Jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga dan saat ini disemayamkan di rumah duka di Jalan Sam Ratulangi Mimika dan rencananya Senin (6/4) hari ini dimakamkan.

Dari hasil oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan, anggota menemukan jejak kaki pelaku, motor korban, patahan panah serta beberapa buah anak panah yang ada di lokasi kejadian.

“Kami sementara melakukan pencarian dan penyelidikan intensif terhadap pelaku. Untuk korban sendiri meninggal dengan kondisi panah menancap di seluruh badannya,” terangnya.

Untuk motif sendiri AKP Hanafi mengaku sedang didalami. Dimana saat ini pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap para saksi. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Sandera yang Selamat Ternyata Sedang Hamil

Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…

6 hours ago

Konsep Dialog Kembali Didorong untuk Akhiri Konflik

Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…

7 hours ago

Disandera, Dipaksa Dukung OPM Lalu Dihabisi

Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…

8 hours ago

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…

9 hours ago

Kericuhan di Pelabuhan, KM Gunung Dempo Pilih Tunda Berlabuh

Saat kapal dalam perjalanan menuju  Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…

10 hours ago

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

22 hours ago