Jika anak-anak sejak dini tidak dibangun minat bacanya melalui aktivitas membaca, anak-anak yang sejak dini langsung diperkenalkan pada gadget atau smartphone, maka terjadi kecenderungan anak-anak tidak akan memanfaatkan gadget sebagai media untuk membaca,” tuturnya.
Lebih jauh Guru Besar Uncen itu berharap pemerintah dapat membuat trobosan baru, untuk membangkitkan semangat minat baca bagi anak yaitu dengan tidak memperkenalkan gadget sebelum mereka dibangun minat baca yang kuat melalui bacaan cetak. Serta, penggunaan gadget untuk kepentingan pleasure (bermain game) perlu dibatasi untuk anak-anak dan diimbangi dengan aktivitas membaca dengan menggunakan gadget.
“Pemerintah tidak bisa kerja sendiri, dibutuhkan kolaborasi semua pihak terutama orang tua untuk dapat memberikan pemahaman kepada anak-anaknya,” pungkas prof Ave. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan tugas pengawasan Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota pada masa non-tahapan…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…
Langkah-langkah strategis ini telah mendapat lampu hijau dan penguatan langsung dari Presiden. "Kami melaporkan kepada…